Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Resahkan Warga, Anak Punk di Kota Pangkalan Kerinci Diserahkan Satpol PP ke Dinas Sosial

Resahkan Warga, Anak Punk di Kota Pangkalan Kerinci Diserahkan Satpol PP ke Dinas Sosial
Satpol PP tertibkan anak punk di Jalan Ambisi, Kelyeahan Pangkalan Kerinci Timur, Kamis (29/8/2019).
Kamis, 29 Agustus 2019 12:09 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Tiga anak punk digelandang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk kemudian diserahkan ke Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Pelalawan, Kamis (29/8/2019).

Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, H Abu Bakar FE melalui Kabid Ops Trantibum Sofyan SH MH didampingi Kasi Penertiban Zulherman S.Sos mengatakan, tiga anak punk tersebut ditertibkan di Jalan Ambisi, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur sekira jam 08.30 WIB.

"Penertiban ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti laporan warga yang resah atas keberadaan anak punk disana. Sebelumnya juga sudah beberapa kali dilakukan penertibkan ditempat yang sama," jelasnya.

Tiga anak punk itu, lanjut Sofyan, digelandang ke kantor untuk dilakukan pendataan dan diproses oleh PPNS. "Kemudian mereka diserahkan ke Dinas Sosial untuk diberikan pembinaan," katanya.

Sofyan menegaskan, berdasarkan laporan warga yang sudah resah dengan keberadaan anak punk, untuk itu Satpol PP mengambil tindakan tegas dengan melakukan penertiban.

"Warga juga sudah merasa resah, sedangkan pemilik rumah kontrakan juga tidak lagi menerima anak punk di rumah tersebut," pungkasnya, kepada GoRiau.*

Kategori:Badminton
wwwwww