Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
9 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
22 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
4 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Home  /  Berita  /  Badminton

Lakalantas di Rimba Melintang, Guru Agama Meninggal Dunia Setelah Dibawa ke Puskesmas

Lakalantas di Rimba Melintang, Guru Agama Meninggal Dunia Setelah Dibawa ke Puskesmas
Lokasi tempat terjadinya lakalantas
Jum'at, 30 Agustus 2019 14:31 WIB
Penulis: Yan Faisal
BAGANSIAPIAPI - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan  Poros Rimba Melintang, Rokan Hilir, Riau, Jumat (30/8/2019) pagi. Pada peristiwa ini, Nasrun Suta (45), guru SDN 003 Sungai Bakau Sinaboi meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas.

Sementara itu satu orang rekannya bernama Imam Hanafi (52) guru MTS Al Furqon Sinaboi mengalami luka-luka.

Awalnya, kedua guru ini hendak menghadiri  rapat ke MTsN Ujung Tanjung dengan mengenderai honda dari Sungai Nyamok ke Bagansiapiapi lalu menuju Ujung Tanjung. Keduanya berboncengan dengan mengenderai honda Bit dengan jarak tempuh lebih 100 kilometer dari tempat mereka bertugas.

Namun begitu sampai di simpang poros, terjadilah kecelakaan. Menurut saksi mata, honda mereka berpapasan dengan truk  pasir, akibatnya kedua guru agama ini terpental dan mengalami luka-luka. Oleh warga di sekitar, keduanya dibawa ke Pukesmas Rimba Melintang.

Namun nyawa Nasrun Suta (45), warga Sungai Nyamok Sinoboi ini tak dapat diselamatkan akhirnya meninggal dunia. Sementara temannya, Imam Hanafi mengalami luka ringan.

''Jenazah pak Nasrun Suta dibawa  ke Sungai Nyamok,'' ucap Eniswati, rekan korban di Pukesmas Rimba Milintang.

Meninggalnya Nasrun yang juga guru pembina Pramuka di Kwartir Ranting Sinaboi ini juga melahirkan duka di kalangan anggota Pramuka. Ketua Kwaran Sinaboi, Zainal Abidin SH menyampaikan rasa duka dan belansungkawa atas musibah tersebut.

''Saya sempat berpapasan dengan Pak Nasrun Suta bersama Pak Imam Hanafi, beliau ke Ujung Tanjung, katanya rapat di MTs,'' ucap Zainal SH. ***

wwwwww