Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton

Asap Semakin Tebal, Siswa di Dumai Dipulangkan

Asap Semakin Tebal, Siswa di Dumai Dipulangkan
Siswa sekolah dasar di Dumai terlihat tidak menggunakan masker disaat udara diselimuti asap.
Selasa, 03 September 2019 15:20 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Karena asap semakin menebal, sejumlah sekolah di Kota Dumai memulangkan siswanya.

Sedikitnya, 25 sekolah yang memulangkan siswanya tersebut terdapat di tiga kecamatan, yakni Dumai Timur, Kecamatan Kota, dan di Kecamatan Dumai Selatan. 

Dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Dumai, Dedi, bahwa sekolah yang berada di Kecamatan Dumai Timur terlebih awal memulangkan siswanya. 

"Pagi tadi asap sangat tebal, terdapat 19 sekolah di Dumai Timur yang memulangkan siswanya," Kota Dedi, Selasa (3/9/2019). 

Di tiga wilayah tersebut, terdapat kurang lebih 5000 siswanya yang dipulangkan akibat asap tebal kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis, dimana pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB  asap sangat tebal. 

Dia menegaskan juga, sebelum memulangkan siswa, para guru harus menghubungi wali murid bahwa ada pemulangan lebih awal. Ini perlu dilakukan agar siswa bisa segera dijemput.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Sya'ari mengatakan, bahwa pihak sekolah bisa memulangkan siswanya jika kondisi udara sangat membahayakan. 

"Pihak sekolah bisa mengambil kebijakan untuk memulangkan siswanya," kata Sya'ari.***

wwwwww