Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
14 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Salah Satu Kunci Sukses Hendra/Ahsan

Ini Salah Satu Kunci Sukses Hendra/Ahsan
Selasa, 03 September 2019 21:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BINTARO - Di usianya yang tak lagi muda, pemain spesialis ganda putra Hendra Setiawan masih mampu mempersembahkan prestasi gemilang bagi Indonesia. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-35, Hendra merebut gelar Juara Dunia 2019 bersama Mohammad Ahsan.

Bersaing dengan para pemain muda memang bukanlah hal yang mudah. Hendra/Ahsan mesti pintar mengatur strategi bermain yang efektif dalam meredam gempuran pemain muda. Begitu juga saat latihan, pasangan rangking dua dunia ini mesti bisa menjaga kondisi tubuh mereka.

"Kuncinya ya latihan dan istirahat yang cukup. Kalau nggak bisa ikuti program, kalau capek, bilang ke pelatih, saya nggak kuat. Nggak boleh maksa, kalau drop dan sakit nanti naikinnya lebih susah," ungkap Hendra yang ditemui di GOR Jaya Raya.

Hendra yang baru saja dihujani bonus sebesar Rp. 500 juta dari PB Jaya Raya, berharap prestasinya dan Ahsan terus stabil. Apalagi keduanya tengah mengincar tiket Olimpiade Tokyo 2020. Kejuaraan China Open 2019 BWF World Tour Super 1000 akan menjadi target terdekat Hendra/Ahsan.  

"Kami maunya stabil saja di tiap pertandingan. Targetnya (China Open) semifinal, yang realistis semifinal, nggak mau muluk-muluk," ucap Hendra.

Sementara itu, Hendra sendiri yang merupakan pemain kelahiran Pemalang, 25 Agustus 1984 ini menyatakan bahwa ia belum memikirkan untuk pensiun.

"Belum tahu, belum kepikiran kapan pensiun. Setelah olimpiade kalau masih mau dan masih bisa main ya main," pungkas Hendra. ***

wwwwww