Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Wiranto Ditusuk, Gerakan Mahasiswa Kristen: Jangan Cepat Disimpulkan Itu Tindakan Teroris

Wiranto Ditusuk, Gerakan Mahasiswa Kristen: Jangan Cepat Disimpulkan Itu Tindakan Teroris
Jum'at, 11 Oktober 2019 15:33 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Umum PP GMKI, Korneles Galanjinjinay meminta, secepatnya aparat kepolisian mengungkap dan mengumumkan motif di balik penusukan Menko Polhukam RI, Wiranto.

Dalam keterangan tertulis, Jumat 11 Oktober 2019, Korneles menyatakan bahwa insiden penusukan Wiranto, "perlu didalami lebih jauh oleh pihak berwenang, jangan cepat disimpulkan bahwa itu tindakan teroris,".

Pemerintah, menurut GMKI, harus serius dan hati-hati menyelesaikan masalah-masalah bangsa yang terjadi, termasuk berbicara di depan publik, "jangan mengecawakan dan menyalahkan rakyat,".

"Jangan sampai ada skenario yang membuat gaduh negara dan pemerintahan, apalagi ada upayah menganggu jalannya pemerintahan menuju pelantikan Presiden 20 Oktober," kata Korneles.

Terpisah, pernyataan hampir senada juga muncul dari Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane. Menurutnya, menjadi pertanyaan besar jika penusukan Wiranto berkaitan langsung dengan aksi terorisme.

Pasalnya, selama ini Wiranto tidak pernah "bersentuhan" dengan kasus terorisme dan Wiranto bukan target yang sesungguhnya.

"Nama Wiranto hanya satu kali disebut sebagai "target" dan itu muncul usai Pilpres 2019 pasca terjadinya kerusuhan 22 dan 23 Mei," kata Neta.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww