Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Raih Juara Dunia IBA, Daud Ingin Bertahan di Kelas Ringan Super

Raih Juara Dunia IBA, Daud Ingin Bertahan di Kelas Ringan Super
Daud Yordan, (Antara)
Minggu, 17 November 2019 23:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KOTA BATU - Petinju Indonesia yang baru saja meraih sabuk juara dunia kelas ringan super versi IBA, Daud Yordan mengaku bakal bertahan di kelasnya saat ini dan siap untuk menjalani pertandingan berikutnya yang dijadwalkan promotor Mahkota Promotions.

"Saya lebih bertenaga di kelas ini (63,50 kg). Jadi, saya akan terus bertahan," kata Daud Yordan usai bertanding melawan Michael Mokoena di Jatim Park 3 Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (17/11/2019).

Pada pertandingan di kelas ringan super tersebut, Daud Yordan menang TKO pada ronde kedelapan setelah sang lawan mengalami cedera yang cukup serius pada bahunya sehingga wasit harus menghentikan pertandingan.

Kemenangan ini jelas membuat Daud Yordan dan pendukungnya gembira mengingat petinju asal Kayong Utara Kalimantan Barat sudah lama merindukan sabuk juara dunia. Apalagi pada laga tersebut juga menyandang gelar juara versi WBO Oriental.

"Ini sebuah kado di penghujung tahun. Yang jelas kami ucapkan terima kasih pada Mahkota Promotions dan pendukung yang lain. Ini prestasi yang luar biasa," kata petinju yang akrab dipanggil Cino itu.

Menurut Daud, sabuk yang didapat saat ini akan dijadikan penyemangat mengingat tantangan ke depan bakal lebih berat. Apalagi banyak komite tinju lain yang juga banyak membuka kesempatan untuk mengejar predikat juara dunia seperti WBC atau WBA.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Managing Director Mahkota Promotion (promotor), Urgyen Rinchen Sim. Menurut dia, Daud merupakan petinju kenyang pengalaman dan berpeluang untuk berlaga di komite tinju selain IBA maupun WBO.

"Masih banyak peluang untuk terus berkembang. Daud Yordan masih punya tubuh yang kokoh. Tunggu saja pertandingan edisi selanjutnya," kata pria yang akrab dipanggil Simon itu seperti dikutip Antara.

Sementara itu pelatih Daud Yordan, Pino Bahari mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya karena selama pertandingan berlangsung menjalankan strategi maupun instruksi yang diberikan.

"Daud sudah matang dan bisa menjalankan strategi dengan baik. Percaya dirinya juga tinggi meski bertanding di kelas baru," kata mantan petinju nasional itu. ***

wwwwww