Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
24 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
2
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
24 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
3
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
22 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
4
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
5
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
6
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Raih Juara Dunia IBA, Daud Ingin Bertahan di Kelas Ringan Super

Raih Juara Dunia IBA, Daud Ingin Bertahan di Kelas Ringan Super
Daud Yordan, (Antara)
Minggu, 17 November 2019 23:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KOTA BATU - Petinju Indonesia yang baru saja meraih sabuk juara dunia kelas ringan super versi IBA, Daud Yordan mengaku bakal bertahan di kelasnya saat ini dan siap untuk menjalani pertandingan berikutnya yang dijadwalkan promotor Mahkota Promotions.

"Saya lebih bertenaga di kelas ini (63,50 kg). Jadi, saya akan terus bertahan," kata Daud Yordan usai bertanding melawan Michael Mokoena di Jatim Park 3 Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (17/11/2019).

Pada pertandingan di kelas ringan super tersebut, Daud Yordan menang TKO pada ronde kedelapan setelah sang lawan mengalami cedera yang cukup serius pada bahunya sehingga wasit harus menghentikan pertandingan.

Kemenangan ini jelas membuat Daud Yordan dan pendukungnya gembira mengingat petinju asal Kayong Utara Kalimantan Barat sudah lama merindukan sabuk juara dunia. Apalagi pada laga tersebut juga menyandang gelar juara versi WBO Oriental.

"Ini sebuah kado di penghujung tahun. Yang jelas kami ucapkan terima kasih pada Mahkota Promotions dan pendukung yang lain. Ini prestasi yang luar biasa," kata petinju yang akrab dipanggil Cino itu.

Menurut Daud, sabuk yang didapat saat ini akan dijadikan penyemangat mengingat tantangan ke depan bakal lebih berat. Apalagi banyak komite tinju lain yang juga banyak membuka kesempatan untuk mengejar predikat juara dunia seperti WBC atau WBA.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Managing Director Mahkota Promotion (promotor), Urgyen Rinchen Sim. Menurut dia, Daud merupakan petinju kenyang pengalaman dan berpeluang untuk berlaga di komite tinju selain IBA maupun WBO.

"Masih banyak peluang untuk terus berkembang. Daud Yordan masih punya tubuh yang kokoh. Tunggu saja pertandingan edisi selanjutnya," kata pria yang akrab dipanggil Simon itu seperti dikutip Antara.

Sementara itu pelatih Daud Yordan, Pino Bahari mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya karena selama pertandingan berlangsung menjalankan strategi maupun instruksi yang diberikan.

"Daud sudah matang dan bisa menjalankan strategi dengan baik. Percaya dirinya juga tinggi meski bertanding di kelas baru," kata mantan petinju nasional itu. ***


wwwwww