Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Kunci Barito Putera Redam Serangan Persib

Kunci Barito Putera Redam Serangan Persib
Senin, 25 November 2019 17:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Barito Putera sukses menghentikan catatan empat kemenangan Persib di pertandingan terakhir Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Lewat skor kacamata atau 0-0 Barito bisa bawa poin satu di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/11/2019).

Pelatih Barito Djadjang Nurdjaman beberkan kunci timnya buat Persib tak berdaya di hadapan Bobotoh. Itu tidak lain karena dirinya telah mengetahui permainan Persib yang didominasi pemain-pemain mantan anak-anak asuhnya.

Supardi, Henhen Herdiana, Febri Hariyadi, Dedi Kusnandar ditanganinya semasa melatih Persib. Juga Abdul Aziz, Frets Butuan adalah pemain-pemain yang ditanganinya saat menjabat pelatih di PSMS.

"Cukup waktu kali ini karena jedanya cukup panjang 20 hari sehingga cukup waktu untuk persiapan diri, lebih fokus kepada menghadapi pertandingan lawan Persib, sehingga kami pelajari dan kami coba untuk dalam latihan dan hasilnya kelihatan," ujar Djadjang.

"Tidak hanya Frets dan Aziz, tapi kan Febri anak buah saya, Supardi anak buah saya, semuanya anak buah saya, sangat hafal betul, yang bukan anak buah saya asingnya saja tiga, kecuali Ardi yang belum dengan saya," beber Djadjang lagi.

Para mantan pemainnya itu bukan berarti bermain buruk, namun Djanur, sapaan Djadjang, menitipkan cara kepada para pemain Barito untuk bisa mengatasinya. Hal itu dianggap berdampak kepada ketidakberdayaan Persib mencetak gol.

"Tapi mereka tampil bagus, namun saya bisa handle dan tahu kemampuan mereka satu sama lain, sehingga lumayan berdampak juga," tuturnya. ***

wwwwww