Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Arahan Presiden agar Produk Dalam Negeri Dominasi Pasar Domestik

Arahan Presiden agar Produk Dalam Negeri Dominasi Pasar Domestik
Foto: Setkab.
Jum'at, 20 Desember 2019 15:48 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, “tidak mau,” pasar domestik, di dalam negeri, dibanjiri oleh produk-produk impor. Ia meminta produsen lokal menguasai pasar dalam negeri, "setelah itu masuk ke pasar global dalam rangka menaikkan devisa,”.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan UMKM Export BRIlianPreneur 2019, di Assembly Hall Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, Jumat (20/12/2019) pagi.

Ia mengakui, Indonesia tak bisa menutup diri dari impor, karenanya produsen lokal harus tangguh berkompetisi dengan produk-produk impor. "Entah dari sisi harga, entah dari sisi desain, entah dari sisi kemasan, harus menang,".

“Enggak bisa tutup, enggak boleh impor. Enggak bisa,” kata Presiden.***

wwwwww