Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
20 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Revisi UU Pemilu, 'Ada Penumpang' di Ambang Batas Parlemen
DPR RI
22 jam yang lalu
Revisi UU Pemilu, Ada Penumpang di Ambang Batas Parlemen
4
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Politik
20 jam yang lalu
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
5
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
Ekonomi
20 jam yang lalu
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
6
Pemain Persib Bandung Negatif Covid 19 dari Hasil Swab
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pemain Persib Bandung Negatif Covid 19 dari Hasil Swab
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dicari Selama 6 Jam, Nenek Terperosok Jalan Amblas di By Pass Bukittinggi Akhirnya Ditemukan

Dicari Selama 6 Jam, Nenek Terperosok Jalan Amblas di By Pass Bukittinggi Akhirnya Ditemukan
Setelah dicari Selama 6 Jam, Nenek Harmusti (64) "yang terperosok jalan amblas di By Pass, Gulai Bancah, Bukittinggi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat 20 Desember 2019.
Jum'at, 20 Desember 2019 15:49 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Nenek yang terperosok ke lubang besar di jalan by pass Gulai Bancah Bukittinggi bernama Harmusti (64) akibat amblasnya jalan pada saat Shalat Subuh tadi, telah ditemukan tim evakuasi gabungan, Jumat 20 Desember 2019.

Nenek Harmusti yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil Kantor Inspektorat Bukittinggi yang sebelumnya dikabarkan terjatuh dalam lubang besar menganga di pinggir jalan By Pass oleh pihak keluarga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Nenek Harmusti ini diduga terjatuh saat hendak menunaikan Shalat Subuh berjamaah di Masjid yang berada sekitar 50 meter dari rumahnya. Ia diketahui menghilang sejak berangkat ke Masjid. Diduga nenek malang ini terperosok dan tidak mengetahui ada lubang besar tertutup air tempat ia berjalan di pinggir jalan raya.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso menuturkan korban ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB dalam kondisi sudah meninggal, pada ketinggian 6 hingga 8 meter dari permukaan tanah.

"Upaya pencarian dilakukan kurang lebih selama 6 jam, sejak pukul 07.00 WIB pagi hingga akhirnya ditemukan siang ini," ucapnya.

Dikatakan juga oleh Iman Pribadi Santoso, korban ditemukan dalam gorong-gorong saluran udara yang kemudian tertimbun tanah. Pencarian korban pun menggunakan dua alat berat, ungkapnya

"Pada saat ditemukan jasad korban masih memakai mukena, selanjutnya korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi untuk dilakukan visum, terangnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias juga terlihat hadir di lokasi pencarian jasad korban mengatakan, lubang bekas galian pencarian korban akan segera ditutup agar tidak menganggu jalan dan memakan korban lagi.

"Saya perintahkan kepada Dinas PUPR Bukittinggi untuk segera menutup galian itu, agar tidak memakan korban lagi dan mengganggu akses jalan baik itu pejalan kaki maupun kendaraan yang melintasi kawasan ini," ujarnya.

Ramlan Nurmatias juga mengimbau kepada masyarakat, mengingat cuaca yang saat ini sering terjadinya hujan dan angin kencang, diingatkan pada warga Bukittinggi untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati jika berada di luar rumah, bahaya selalu mengintai, terutama saat cuaca ekstrim begini, ungkapnya. (**)


wwwwww