Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
13 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
13 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
Kesehatan
11 jam yang lalu
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
4
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
Hukum
12 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
5
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
10 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
6
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Peristiwa
2 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dicari Selama 6 Jam, Nenek Terperosok Jalan Amblas di By Pass Bukittinggi Akhirnya Ditemukan

Dicari Selama 6 Jam, Nenek Terperosok Jalan Amblas di By Pass Bukittinggi Akhirnya Ditemukan
Setelah dicari Selama 6 Jam, Nenek Harmusti (64) "yang terperosok jalan amblas di By Pass, Gulai Bancah, Bukittinggi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat 20 Desember 2019.
Jum'at, 20 Desember 2019 15:49 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Nenek yang terperosok ke lubang besar di jalan by pass Gulai Bancah Bukittinggi bernama Harmusti (64) akibat amblasnya jalan pada saat Shalat Subuh tadi, telah ditemukan tim evakuasi gabungan, Jumat 20 Desember 2019.

Nenek Harmusti yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil Kantor Inspektorat Bukittinggi yang sebelumnya dikabarkan terjatuh dalam lubang besar menganga di pinggir jalan By Pass oleh pihak keluarga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Nenek Harmusti ini diduga terjatuh saat hendak menunaikan Shalat Subuh berjamaah di Masjid yang berada sekitar 50 meter dari rumahnya. Ia diketahui menghilang sejak berangkat ke Masjid. Diduga nenek malang ini terperosok dan tidak mengetahui ada lubang besar tertutup air tempat ia berjalan di pinggir jalan raya.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso menuturkan korban ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB dalam kondisi sudah meninggal, pada ketinggian 6 hingga 8 meter dari permukaan tanah.

"Upaya pencarian dilakukan kurang lebih selama 6 jam, sejak pukul 07.00 WIB pagi hingga akhirnya ditemukan siang ini," ucapnya.

Dikatakan juga oleh Iman Pribadi Santoso, korban ditemukan dalam gorong-gorong saluran udara yang kemudian tertimbun tanah. Pencarian korban pun menggunakan dua alat berat, ungkapnya

"Pada saat ditemukan jasad korban masih memakai mukena, selanjutnya korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi untuk dilakukan visum, terangnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias juga terlihat hadir di lokasi pencarian jasad korban mengatakan, lubang bekas galian pencarian korban akan segera ditutup agar tidak menganggu jalan dan memakan korban lagi.

"Saya perintahkan kepada Dinas PUPR Bukittinggi untuk segera menutup galian itu, agar tidak memakan korban lagi dan mengganggu akses jalan baik itu pejalan kaki maupun kendaraan yang melintasi kawasan ini," ujarnya.

Ramlan Nurmatias juga mengimbau kepada masyarakat, mengingat cuaca yang saat ini sering terjadinya hujan dan angin kencang, diingatkan pada warga Bukittinggi untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati jika berada di luar rumah, bahaya selalu mengintai, terutama saat cuaca ekstrim begini, ungkapnya. (**)


wwwwww