Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
13 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
2
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
13 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
3
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
Ekonomi
7 jam yang lalu
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
4
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
DPD RI
10 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
5
Membaca 'Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya'
DPR RI
9 jam yang lalu
Membaca Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya
6
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
DPR RI
10 jam yang lalu
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diguyur Hujan Deras, Tebing Dekat Jembatan Kantor Camat Payakumbuh Barat Tergerus

Diguyur Hujan Deras, Tebing Dekat Jembatan Kantor Camat Payakumbuh Barat Tergerus
Jembatan Tanjuang Pauah dipasang garis polisi pagar, karena kondisi tebing yang berada di samping jembatan tergerus air dan mengakibatkan tanah retak di sisi jembatan, Jumat (20/12/2019). (foto: bule/topsatu.com)
Jum'at, 20 Desember 2019 23:12 WIB
PAYAKUMBUH- Akibat guyuran hujan deras, debit air Sungai Batang Agam mengalami kenaikan. Meski tidak sampai menyebabkan banjir, namun kenaikan debit air menyebabkan tebing sungai tergerus dan sebagian runtuh.
 

Dikutip dari topsatu.com, tebing yang tergerus tersebut berada dekat Jembatan Tanjung Pauh, atau yang lebih dikenal Jembatan Kantor Camat Payakumbuh Barat. Di lokasi tersebut terlihat kondisi tebing dekat jembatan telah tergerus air Sungai Batang Agam.

Bahkan menyisakan kondisi tanahnya retak dan nyaris runtuh. Hal itu sangat membahayakan karena dekat dengan salah satu rumah warga di sana.

Untuk mengantisipasi adanya korban, pihak Polres Kota Payakumbuh pada Jumat (20/12/2019) siang sudah memasang pagar dan garis polisi di sisi jembatan. Sehingga hanya setengah jalan bagian jembatan yang bisa dilewati kendaraan.

Kadis PUPR Kota Payakumbuh Muslim kepada pewarta mengatakan, untuk penanganan tebing yang tergerus tersebut, pihaknya merencanakan akan memasang beronjong atau batu bolder.

“Akan dipasang beronjong atau batu bolder untuk pengamanan tebing sungai,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi retakan tidak bertambah parah, jembatan hanya digunakan sebagian saja.

“Hal itu dilakukan sementara saja. Untuk mengantisipasi kalau terjadi hujan lebat lagi dan kalau-kalau dinding sungai kembali tergerus. Untuk pengamanan pengguna jalan, sementara area di dekat tebing itu dipasang garis polisi. Hal itu murni demi keamanan,” pungkasnya. (bule/tsc)

Editor:arie rh
Sumber:topsatu.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww