Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Kejaksaan Negeri Pariaman Musnahkan 10.456 Botol Oli Federal Palsu

Kejaksaan Negeri Pariaman Musnahkan 10.456 Botol Oli Federal Palsu
Pemusnahan 10.456 botol oli palsu. (foto: topsatu.com/agus suryadi)
Jum'at, 20 Desember 2019 23:02 WIB
PARIAMAN - Kejaksaan Negeri Pariaman memusnah sebanyak 10.456 botol oli palsu yang diberi merek Federal Oil Ultratec dan Federal Oil Matic PT. Federal Karyatama, Jumat (20/12/2019).

Pemusnahan dilakukan di Pabrik Indarung II/III PT Semen Padang dengan menggunakan peralatan pabrik semen tersebut. Oli palsu yang dimusnahkan adalah hasil penangkapan tahun 2018.

Dikutip dari laman topsatu.com, pemusnahan oli palsu ini disaksikan Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, Kajari Pariaman Efrianto, Direktur Operasi PT Semen Padang Firdaus dan Kadis Kominfo Pariaman, Hendri.

Oli palsu tersebut dibawa ke PT Semen Padang di Indarung menggunakan truk, mobil pick-up milik Dinas Perkim dan LH Kota Pariaman serta mobil angkutan barang bukti milik Kejaksaan Negeri Pariaman.

Mardison mengucapkan terimakasih kepada Kejari Pariaman yang telah berhasil mengungkap dan memproses oli ilegal yang bernilai ratusan juta rupiah tersebut.

Kejadian ini bukan hanya merugikan produsen oli tersebut, namun juga konsumen lantaran banyak masyarakat yang sudah membeli sehingga mengakibatkan kendaraan menjadi rusak.

Kepala Kejari Pariaman Efrianto, mengungkapkan sebelumnya pihak kepolisian dan FKT berhasil mengungkap sindikat pengedar pelumas Federal Oil palsu di dua daerah yakni Yogyakarta dan Padang Pariaman.

Tersangka telah dijerat Pasal 100 dan 102 Undang-undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, jo pasal 54 Undang-undang Nomor 31 tahun 2000 tentang desain Industri jo Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan e Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (agus suryadi/tsc)

Editor:arie rh
Sumber:topsatu.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww