Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
10 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
10 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Fonda Tangguh Minta Polri Tetap Pertahankan Kapolda Jabar

Fonda Tangguh Minta Polri Tetap Pertahankan Kapolda Jabar
Jum'at, 20 Desember 2019 18:08 WIB
Penulis: Penry Nababan SH

JAKARTA - Desakan DPR agar Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi, ditanggapi Dewan Pimpinan Nasional Sahabat Polisi.

Kepada media di Jakarta, Ketum Sahabat Polisi Fonda Tangguh, mengatakan, desakan pemecatan yang dialamatkan kepada Kapolda Jabar harus sesuai prosedural, tidak serta merta.

"Ya, tentunya harus sesuai dengan prosedur di Polri, tidak sekadar mendesak saja. Mengenai kasus di Taman sari, kan semua sudah menjadi terperiksa, dan Polri sangat profesional,” kata Fonda, Jumat (20/12/2019).

Dikatakan dia, kasus di Tamansari semestinya tidak perlu dibesar-besarkan, lantaran Polri sangat kompeten dalam menjalankan tugas serta taat pada kode etik.

“Itu hanya sebuah dugaan pelanggaran, yang mana hal itu sudah menjadi tanggung jawab Polri untuk memeriksa pihak-pihak yang diduga punya keterlibatan. Prinsipnya kami minta Polri agar tetap mempertahankan Kapolda Jabar,” ungkap Fonda.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra mengatakan dugaan pelanggaran di Tamansari telah masuk ke tahap pemeriksaan.

“Sekarang kami fokus melakukan pemeriksaan dulu ya, apakah ada kesalahan prosedur atau apa,” ujar Asep di Gedung Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sekadar informasi, Divisi Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Barat telah memeriksa sekitar 25 polisi terkait peristiwa Tamansari pada Kamis (12/12/2019) lalu.

Pemeriksaan dilakukan setelah sejumlah video beredar di media sosial memperlihatkan pemukulan terhadap warga yang dilakukan oleh aparat polisi.

Editor:Penry
Kategori:Badminton, PON
wwwwww