Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton
Wufest Taolu Championship 2019

Zainudin Amali dan Airlangga Minta Wufest Digelar Tiap Tahun

Zainudin Amali dan Airlangga Minta Wufest Digelar Tiap Tahun
Sabtu, 21 Desember 2019 02:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -  Pemerintah dalam hal ini Kemenpora mensupport kegiatan Wufest Taolu Championship 2019 di Wisma Serba Guna, Senayan, Jakarta pada 20-22 Desember 2019. Menurut Menpora Zainudin Amali, salah satu dukungannya adalah program perdana Wufest dibuat agenda secara paripurna artinya tiap tahun mesti digelar.

"Ya pemerintah sebagai regulator hanya memberikan dukungan moril, maunya sih si penggagas kegiatan ini terus berkelanjutan, mengingat ajang pencarian bakat ini akan tumbuh subur yang muaranya menjadi atlet pratama, madya hingga utama," ucap Zainudin Amali pasca pembukaan Wufest 2019, Jumat (20/12/2019).

"Kami berharap ada progres dalam event tiga hari ini, mengingat waktu terus berlalu atlet wushu senior sudah mulai redup,"tambahnya.

Senada dengan inisiatif Menpora untuk melanjutkan kegiatan ini, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto sepakat event Wufest yang pesertanya adalah Usia 6 hingga 15 tahun menjadi kalender tetap PB WI.

"Kami sangat berterima kasih dengan ide atau gagasan SIWO PWI Pusat yang membuka pikiran kami selaku pengurus bahwa riilnya mencetak atlet dimulai sejak usia anak hingga remaja, hal ini sangat positif bersifat masif, sekali lagi saya selaku Ketua Umum angkat topi dengan kalian lah, ini untuk kemajuan cabang beladiri Wushu." tutur pria kelahiran Surabaya.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Wufest Taolu Championship 2019, Azhari Nasution menyampaikan, SIWO Pusat siap mewujudkan keinginan Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto.

"Ya, kami ingin melebarkan penyelenggaraan Wufest Indonesia ini ke berbagai daerah. Bukan hanya nomor Taolu tetapi juga Sanda Dengan adanya Wufest ini akan terjaga jurang pemisah antar senior dan junior. Dan, muncul bibit-bibit potensial yang bisa mengisi skuat Tim Wushu Nasional untuk single even dan multi event internasional," katanya.

Ya, cabang olahraga wushu memang bisa diandalkan dalam multi event SEA Games dan Asian Games. Hal ini dapat dilihat dari dua pelaksanaan Asian Games. "Di Asian Games Korea 2014, Tim Wushu Indonesia mampu menyumbangkan dua medali emas bagi Kontingen Indonesia melalui Lindswel Kwok dan Juwita Niza Wasni. Begitu juga pada Asian Games 2018 di Jakarta, Lindswel Kwok yang disebut Ratu Wushu Asia mampu mengulanginya," tambahnya.

Kini, PB WI di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto mampu melahirkan Edgar Xavier Marvelo. Tiga medali emas Kejuaraan Dunia Wushu di China 2019 dam dua medali emas SEA Games XXX Filipina 2019 telah disumbangkannya bagi Merah Putih. ***

wwwwww