Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
14 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Bankir Kelahiran Bukittinggi Terpilih Jadi Dirut PLN

Bankir Kelahiran Bukittinggi Terpilih Jadi Dirut PLN
Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero). (CNBC Indonesia TV/cnnindonesia.com)
Senin, 23 Desember 2019 18:55 WIB
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Zulkifli Zaini ditunjuk menjadi bos baru PT PLN (Persero). Zulkifli menggantikan Dirut Sofyan Basir dan Plt Dirut Sripeni Inten Cahyani.

Zulkifli lama berkarir sebagai bankir. Setelah mendapatkan gelar insinyur dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1980, Zulkifli meneruskan pendidikannya hingga mendapatkan gelar MBA dari Universitas Washington pada 1994.

Dikutip dari cnnindonesia.com, Zulkifli mengawali kariernya sebagai Staff Account Officer di Bapindo pada 1988, hingga diangkat menjadi Kepala Cabang Bapindo Jambi pada 1998.

Setelah satu dekade lebih mengabdi pada Bapindo, ia loncat ke Bank Mandiri. Karirnya di bank berlogo pita emas itu berangkat dari Senior Manager and Team Leader in Credit Risk Management.

Pada Mei-Juni 2010, ia duduk ke jajaran direksi sebagai Direktur Teknologi dan Operasional Bank Mandiri pada 2010.

Karir pria kelahiran Bukittinggi, Sumatra Barat, 13 Januari 1956 ini terus melejit hingga diangkat sebagai orang nomor satu Bank Mandiri pada 2010-2013.

Ia menggantikan Agus Martowardojo yang kala itu diangkat menjadi menteri keuangan era kepemimpinan Soesilo Bambang Yudhoyono.

Pada 2015, ia diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, sebelum akhirnya ia ditunjuk sebagai nakhoda perusahaan setrum milik negara.(cnni)

Editor:arie rh
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Badminton, Ekonomi, Voli, Sumatera Barat
wwwwww