Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton
SEA Games XXX Filipina 2019

Rombongan Sirkus Itu Mampu Menghasilkan 72 Medali Emas

Rombongan Sirkus Itu Mampu Menghasilkan 72 Medali Emas
Senin, 23 Desember 2019 15:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kesuksesan Kontingen Indonesia memenuhi target menembus peringkat keempat pada SEA Games XXX Filipina 2019 patut mendapatkan acungan jempol. Pasalnya, kontingen Indonesia mampu mendulang 72 emas, 84 perak dan 11 perunggu melebihi target awal yakni 4e medali emas.

"Yang disebut rombongan sirkus itu ternyata mampu bergerak tanpa lelah mengatasi segala persoalan yang dihadapi kontingen Indonesia. Hasilnya, kita mampu mendulang 72 medali emas," kata Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Selain mampu melampaui target, kata Raja Sapta OKtohari yang akrab dipanggil Okto, Kontingen Indonesia menjadi tamu yang baik dengan menerima segala kekurangan tuan rumah SEA Games XXXI Filipina 2019.

"Kita patut bangga. Rombongan Sirkus itu juga turut terlibat membantu melancarkan tugas Philipine SEA Games Organizing Committee (Phisgoc) sehingga pelaksanaan SEA Games berjalan dengan bagus," tegasnya.

"Saya itu merasa terhormat karena saat bertolak ke Jepang didampingi Presiden NOC Philipine, Abraham N Tolentino menyempatkan diri mengantar di tengah kesibukannya memimpin Kontingen Philipina. Ini semua tidak terlepas dari seluruh Kontingen Indonesia yang sudah menjadi tamu yang baik," tambahnya.

Berbiocara masalah prestasi di peringkat keempat, Okto mengaku belum puas. Dan, dia berkeinginan untuk terus mengangkat prestasi olahraga Indonesia ke arah yang lebih baik. Caranya, sebut Okto, menhjalin hubungan dengan induk-induk organisasi (Pb/PP) yang merupakan ujung tombak pembinaan atlet Indonesia. ***

wwwwww