Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Badminton

Pesan Natal Ketua MPR RI: Natal untuk Pancarkan Semangat Kebangsaan

Pesan Natal Ketua MPR RI: Natal untuk Pancarkan Semangat Kebangsaan
Pimpinan Rumah Kebangsaan MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat mengunjungi kantor PP Muhammadiyah. (Dok. GoNews.co)
Rabu, 25 Desember 2019 17:39 WIB
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan, perayaan Hari Raya Natal harus dijadikan momentum untuk memperkuat semangat Kebhinekaan. Kemajemukan agama yang ada di dalam masyarakat Indonesia, harus dijadikan sumber kekuatan utama bangsa Indonesia.

"Sikap toleransi dan dukungan merupakan ruang kekeluargaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sehingga, kemajemukan yang ada di dalam masyarakat Indonesia bukan menjadi sumber pemecah belah. Melainkan harus menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia," kata Bamsoet kepada wartawan, Rabu (25/12/2019).

Agama apapun, lanjut Bamsoet, jelas mengajarkan untuk senantiasa menyebarkan cinta kasih kepada sesama. Karena itu, "siapapun tidak boleh menjadikan agama sebagai alat permusuhan. Apalagi sebagai alat politik,".

"Perayaan Natal menjadi sangatlah penting guna memancarkan semangat kebangsaan," kata Dia.

Bamsoet menegaskan, penting untuk membuka ruang dialog diantara pemeluk agama. Tujuannya, agar melalui dialog tersebut, antar umat beragama bisa menguatkan satu sama lain.

"Meskipun berbeda keyakinan, namun tetap bersaudara dalam kemanusiaan," ujarnya.

Sekali lagi, tandas Bamsoet, momen Perayaan Natal ini harus menjadi suatu momentum yang baik bagi seluruh umat. "Ajaran agama yang mengajarkan kebaikan, dapat kita laksanakan untuk membangun bangsa dan negara Indonesia. Sehingga, melalui momen Perayaan Natal, bangsa Indonesia dapat semakin dipersatukan,".

"Momen Perayaan Natal penting bagi keindonesiaan kita. Penting bagi toleransi kita. Dan, penting bagi masa depan bangsa kita. Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," demikian Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Rilis
Kategori:Badminton, PON, DKI Jakarta
wwwwww