Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
15 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
14 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
6 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
6 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
6
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Disidak, Ada CCTV Pos Pantau Jagorawi yang Rusak

Disidak, Ada CCTV Pos Pantau Jagorawi yang Rusak
Foto: kumparan.com
Sabtu, 28 Desember 2019 13:33 WIB
JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pos pantau Natal dan Tahun Baru di kantor PT Jasa Marga cabang Jagorawi

Dalam Sidak itu, Anggota Ombudsman Adrianus Meliala mendapati tak ada petugas jaga di pos tersebut saat Adrianus tiba, dan beberapa temuan soal kamera pengawas (CCTV).

"Tidak ada (petugas) yang standby, lalu kualitas objek yang dipantau juga kelihatannya tidak impresif. Kan bisa dilihat ini objeknya kecil-kecil. Banyak yang kabur-kabur. Dan juga ini tak mencerminkan aset yang dijaga," ujar Adrianus di kantor Jasa Marga cabang Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (28/12/2019) dalam lansiran kumparan.

Bahkan, dari beberapa CCTV tersebut, ada yang tidak berfungsi. Total ada 12 kamera yang tidak menyala. Serta, alat komunikasi antar-pegawai juga kurang berfungsi dengan baik.

"Iya enggak menyala. Tadi kita juga komunikasi selama tiga menit itu senyap. Seakan-akan tak mencerminkan bahwa ini pos pantau yang selalu memberikan komando kepada satuan di bawah," tutur Adrianus.

Ia pun mengatakan jika hasil temuannya ini nanti akan disampaikan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Pasti. Nanti kami akan undang Pak Menhub. Pak Menhub kan selalu kooperatif sama kita," kata dia.

Selang beberapa saat setelah sidak, pimpinan Jasa Marga cabang Jagorawi, Reza Febriano, tiba di lokasi. Ia pun langsung merespons temuan Ombudsman itu.

Ia mengatakan bahwa pos tersebut bersifat sementara dalam rangka memantau lalu lintas Natal dan Tahun Baru.

"Ini pos darurat dalam rangka Natal dan Tahun Baru yang kita adakan kemarin itu pada saat puncak mudik mulai tanggal 20 Desember (2019) sampai tanggal 2 Januari 2020 jadi keberadaan pos ini hanya itu aja," sebut Reza.

Terkait tidak adanya petugas yang berjaga, ia menjelaskan bahwa karena mereka sedang ditugaskan ke lapangan untuk mengecek ruas tol puncak.

"Sekarang kita bagi, Pak. Ada jadwal piketnya, ini kebetulan teman-teman ada di jalur antisipasi yang ke arah Puncak," kata Reza.

"Nanti mereka setelah selesai kembali lagi, artinya lalin di sekitar Ciawi itu lancar, kita kembali lagi ke sini," sambung dia.

Untuk CCTV mati, ia mengatakan jika ini baru terjadi tadi pagi. Pihaknya berjanji segera memperbaikinya.

"Ya mungkin ada beberapa yang kendala teknis di lapangannya, biasanya segera diperbaiki," imbuhnya.

"Cepat Pak (perbaikannya), hitungannya mungkin sejak laporan satu atau dua jam harusnya sudah bisa," tutup dia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:kumparan.com
Kategori:DKI Jakarta, Hukum, Umum, GoNews Group

wwwwww