Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pendeta Tewas di Intan Jaya, Yan Mandenas Hubungi KSAD
DPR RI
23 jam yang lalu
Pendeta Tewas di Intan Jaya, Yan Mandenas Hubungi KSAD
2
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
MPR RI
18 jam yang lalu
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
3
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
DPR RI
16 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
4
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
Politik
17 jam yang lalu
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
5
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Umum
17 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
6
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
DPR RI
16 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Selamatkan Anjing yang Diserang Babi Hutan, Pemburu Tewas Hanyut di Solok Selatan

Selamatkan Anjing yang Diserang Babi Hutan, Pemburu Tewas Hanyut di Solok Selatan
ilustrasi. (foto: internet)
Minggu, 29 Desember 2019 22:12 WIB
SOLOK SELATAN– Seorang pemuda bernama Irda Wahyudi (22) tewas terseret arus sungai saat berusaha menyelamatkan seekor anjing peliharaannya yang diserang babi di Batang Sangir, Lubuk Alau, Jorong Lubuk Gadang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (29/12/2019).
 

Jasad pemuda warga Jorong Pinang Awan, Nagari Pauh Duo Nan Batigo, Kecamatan Pauh Duo itu ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi ia hanyut di belakang Pasar Padang Aro.

Dikutip dari hariansinggalang.co.id, Minggu (29/12/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB ada kegiatan buru babi antar kampung, tepatnya di hutan belakang Pasar Padang Aro.

Kejadian berawal saat babi hutan menyerang anjing korban dan korban berupaya menyelamatkan anjingnya ke dalam sungai. Namun karena arus sungai yang deras, korban pun hanyut.

Teman-teman korban berupaya untuk menyelamatkannya, namun tidak berhasil sehingga korban dibawa arus sungai ke Lubuk Alau, atau sekitar tiga kilometer.
Korban yang ditemukan sejumlah warga langsung dibawa ke Puskesmas Lubuk Gadang untuk mendapatkan bantuan dan ditangani oleh Dokter Yessi, tetapi kemudian korban dinyatakan telah meninggal dunia, karena sudah terlalu lama dalam air. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman. (von/hsc)

Editor:arie rh
Sumber:hariansinggalang.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww