Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

ICW Usul Bentuk Tim Independen Kasus Novel, Jokowi: Gak Perlu Tam Tim Tam Tim, Kawal Semua!

ICW Usul Bentuk Tim Independen Kasus Novel, Jokowi: Gak Perlu Tam Tim Tam Tim, Kawal Semua!
Senin, 30 Desember 2019 15:18 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menanggapi usulan ICW soal tim independen untuk mengawal penanganan kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, yang dilakukan dua polisi aktif.

Jokowi memberi isyarat tidak lagi dibutuhkan tim untuk kasus Novel, setelah sebelumnya ada tim yang dibentuk Polri untuk mengusut kasus yang terjadi pada tahun 2017 itu.

"Semua mengawasi dari dulu, tam tim tam tim. Ha..ha.. Gak Perlu tim. Tim pencari fakta ya apa pun, yang paling penting dikawal semua, bareng-bareng mengawal, agar peristiwa itu tidak terulang lagi. Yang paling penting itu," kata Jokowi di Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/12/2019).

Bagi Jokowi, yang penting tidak perlu ada kegaduhan baik sebelum maupun setelah kasus Novel Baswedan ini terungkap. Jokowi berharap masyarakat beri kepercayaan kepada Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus itu.

"Jangan sebelum ketemu, ribut. Setelah ketemu, ribut... Berikanlah polisi kesempatan untuk membuktikan bahwa itu benar-benar pelaku, motifnya apa, semuanya," ujarnya.

"Jangan ada spekulasi-spekulasi terlebih dahulu. Oh baru ditangkap kemarin," tambahnya.

Sebelumnya, ICW mengusulkan ada tim independen untuk menghindari konflik kepentingan dalam proses pengusutan kasus Novel Baswedan. Sebab, pelaku dan penyidik sama-sama dari institusi Polri.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww