Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Internasional
20 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
2
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
3
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
10 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
11 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
10 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
6
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
11 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kata Polisi soal Pelaku Diduga Injak Alquran di Garut

Kata Polisi soal Pelaku Diduga Injak Alquran di Garut
Tangkapan layar unggahan sepasang kaki menginjak alquran di Facebook.
Selasa, 31 Desember 2019 14:46 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
GARUT - Senin (30/12/2019), media sosial Facebook heboh setelah akun Merana Hati Merana mengunggah foto sepasang kaki yang berdiri di permukaan halaman kitab suci Alquran. Informasi beredar, foto itu dibuat pada 25 Desember 2019.

Belum diketahui apakah foto itu editan atau bukan, dan belum diketahui juga identitas pria yang kakinya menginjak kitab suci umat Islam itu.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, kepada wartawan menyatakan, "Polres Garut bekerjasama dengan Krimsus Polda Jabar masih menyelidiki," kasus ini.

Menurut anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, K.H. Sirojul Munir, aksi itu adalah penghinaan terhadap umat Islam dan perbuatan menistakan agama.

"Tindakan yang viral di media sosial itu adalah aksi perseroangan. Kalaupun aksi itu dilakukan atas nama organisasi, umat mesti menyikapinya dengan tenang. Kami akan menghadapi kasus semacam ini harus dengan baik. Kita harus melalui cara konstitusi dengan cara kepolisian," ujar Sirojul dalam keterangannya, Selasa (31/12/2019).

Sirojul mengatakan dari informasi yang diperolehnya, pelaku sudah diamankan Polres Garut. "Artinya, polisi sudah cepat menangani kasus ini," kata dia.***


wwwwww