Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kolaborasi Antar Anak Bangsa Modal Penting Atasi Masalah dalam Pembangunan
Politik
16 jam yang lalu
Kolaborasi Antar Anak Bangsa Modal Penting Atasi Masalah dalam Pembangunan
2
Edhy Prabowo Tersangka, 'Opung Luhut' Dapat Job Baru sebagai Menteri KKP Ad Interim
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Edhy Prabowo Tersangka, Opung Luhut Dapat Job Baru sebagai Menteri KKP Ad Interim
3
Duit Suap Benih Lobster Dipakai Edhy Prabowo Beli Tas Hermes, LV hingga Jam Rolex
Peristiwa
21 jam yang lalu
Duit Suap Benih Lobster Dipakai Edhy Prabowo Beli Tas Hermes, LV hingga Jam Rolex
4
Menang Mancing, Jepri Kurniawan Berbagi Rezeki
Sepakbola
24 jam yang lalu
Menang Mancing, Jepri Kurniawan Berbagi Rezeki
5
Resmi jadi Tersangka, Edhy Mundur dari Waketum Gerindra dan Jabatan Menteri KKP
Hukum
21 jam yang lalu
Resmi jadi Tersangka, Edhy Mundur dari Waketum Gerindra dan Jabatan Menteri KKP
6
Gus Jazil Pertimbangkan Aspek Kedekatan Calon Kapolri dengan Presiden
Politik
10 jam yang lalu
Gus Jazil Pertimbangkan Aspek Kedekatan Calon Kapolri dengan Presiden
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kata Polisi soal Pelaku Diduga Injak Alquran di Garut

Kata Polisi soal Pelaku Diduga Injak Alquran di Garut
Tangkapan layar unggahan sepasang kaki menginjak alquran di Facebook.
Selasa, 31 Desember 2019 14:46 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
GARUT - Senin (30/12/2019), media sosial Facebook heboh setelah akun Merana Hati Merana mengunggah foto sepasang kaki yang berdiri di permukaan halaman kitab suci Alquran. Informasi beredar, foto itu dibuat pada 25 Desember 2019.

Belum diketahui apakah foto itu editan atau bukan, dan belum diketahui juga identitas pria yang kakinya menginjak kitab suci umat Islam itu.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, kepada wartawan menyatakan, "Polres Garut bekerjasama dengan Krimsus Polda Jabar masih menyelidiki," kasus ini.

Menurut anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, K.H. Sirojul Munir, aksi itu adalah penghinaan terhadap umat Islam dan perbuatan menistakan agama.

"Tindakan yang viral di media sosial itu adalah aksi perseroangan. Kalaupun aksi itu dilakukan atas nama organisasi, umat mesti menyikapinya dengan tenang. Kami akan menghadapi kasus semacam ini harus dengan baik. Kita harus melalui cara konstitusi dengan cara kepolisian," ujar Sirojul dalam keterangannya, Selasa (31/12/2019).

Sirojul mengatakan dari informasi yang diperolehnya, pelaku sudah diamankan Polres Garut. "Artinya, polisi sudah cepat menangani kasus ini," kata dia.***

wwwwww