Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
24 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
21 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Dilanda Banjir, Warga Etnis Tionghoa Jakarta Dievakuasi Pasukan FPI

Dilanda Banjir, Warga Etnis Tionghoa Jakarta Dievakuasi Pasukan FPI
FPI bantu evakuasi warga Tionghoa Jakarta.
Rabu, 01 Januari 2020 22:46 WIB
JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) langsung mengerahkan para volunternya yang tergabung dalam Hilal Merah Indonesia (HILMI) untuk menolong warga yang terdampak banjir di sejumlah lokasi, Rabu (1/1). Kawasan permukiman yang mayoritas warganya beretnis Tionghoa pun tak luput dari uluran tangan FPI.

Salah satu lokasi banjir yang jadi fokus HILMI FPI adalah Daerah Bekasi Timur. Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan, HILMI mengevakuasi warga terdampak banjir di depan RS Bhakti Kartini Margahayu Bekasi Timur.

"Di wilayah itu banyak etnis Tionghoa dan nonmuslim lainnya. Mungkin kami berbeda dengan mereka dalam etnis dan agama, tetapi kami tetap bersaudara sebangsa dan setanah air," kata Munarman seperti dilansir dari  jpnn.com, Rabu (1/1).

Mantan direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu menjelaskan, HILMI menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga terdampak banjir. "Para sukarelawan HILMI FPI Kota Bekasi dengan menggunakan perahu karet membawa para warga Tionghoa itu ke tempat yang lebih aman," tambah Munarman.

Menurut Murnarman, FPI tak hanya membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir. Sebab, sukarelawan FPI juga menyalurkan makanan dan bantuan lainnya.

Oleh karena itu FPI juga membuka posko pertolongan bagi warga yang terdampak banjir. Warga Kota Bekasi yang membutuhkan pertolongan bisa berkoordinasi dengan Ketua HILMI FPI Kota Bekasi Aries Ayyash.

Munarman menegaskan, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab selalu berpesan kepada seluruh anggotanya untuk peduli dan berpartisipasi di setiap lokasi bencana. Menurut Munarman, bantuan itu diberikan kepada semua korban tanpa memandang suku dan agama.

"Jangan sekali-kali menganggap musibah yang menimpa saudara kita sebagai beban bagi kita, tetapi itu adalah kewajiban kemanusian," kata Munarman menirukan pesan Rizieq.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Olympic, Badminton
wwwwww