Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
19 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
20 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
18 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
20 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
19 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

22 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Agam Selama 2019

22 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Agam Selama 2019
ilustrasi kecelakaan lalulintas. (foto: internet)
Jum'at, 03 Januari 2020 18:49 WIB
PADANG - Sepanjang tahun 2019, Polres Agam mencatat sebanyak 22 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Dikutip dari TribunPadang.com, Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Dedi Antonis mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati membawa saat mengendara kendaraannya di jalan raya.

Menurutnya, imbauan tersebut diserukan lantaran relatif masih banyak terjadinya pelanggaran di jalan raya.

"Untuk angka kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Agam masih banyak ditemui adanya pelanggaran, yaitu sebanyak 6.658 tilang," kata Iptu Dedi Antonis saat dihubungi TribunPadang.com, Jumat (3/1/2019).

Iptu Dedi Antonis menjelaskan, bahwa semua itu pelanggaran akan kurangnya kesadaran masyrakat akan perlengkapan berkendara, dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Untuk kejadian laka lantas terjadi sebanyak 138 kecelakaan, yang mana mengakibatkan 22 orang pengendara meninggal dunia," sebut Iptu Dedi Antonis.

Iptu Dedi Antoni mengatakan bahwa ada empat orang mengalami luka berat, dan 191 orang mengalami luka ringan.

Iptu Dedi Antonis terus mengingatkan masyarakat khususnya yanh berada di wilayah hukum Polres Agam untuk selalu memperhatikan kelengkapan kendaraannya.

Di samping itu, dia mengingat untuk selalu membawa dokumen kendaraannya, termasuk kelengkapan kemanan dalam berkendara, dan surat-surat kendaraan.

Iptu Dedi Antonis berharap masyarakat dapat selalu untuk berhati-hati dalam berkendara, karena hal tersebut dapat menekan angka terjadinya kecelakaan.(tpc)

Editor:arie rh
Sumber:tribunpadang.com
Kategori:Sumatera Barat, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww