Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

22 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Agam Selama 2019

22 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Agam Selama 2019
ilustrasi kecelakaan lalulintas. (foto: internet)
Jum'at, 03 Januari 2020 18:49 WIB
PADANG - Sepanjang tahun 2019, Polres Agam mencatat sebanyak 22 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Dikutip dari TribunPadang.com, Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Dedi Antonis mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati membawa saat mengendara kendaraannya di jalan raya.

Menurutnya, imbauan tersebut diserukan lantaran relatif masih banyak terjadinya pelanggaran di jalan raya.

"Untuk angka kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Agam masih banyak ditemui adanya pelanggaran, yaitu sebanyak 6.658 tilang," kata Iptu Dedi Antonis saat dihubungi TribunPadang.com, Jumat (3/1/2019).

Iptu Dedi Antonis menjelaskan, bahwa semua itu pelanggaran akan kurangnya kesadaran masyrakat akan perlengkapan berkendara, dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Untuk kejadian laka lantas terjadi sebanyak 138 kecelakaan, yang mana mengakibatkan 22 orang pengendara meninggal dunia," sebut Iptu Dedi Antonis.

Iptu Dedi Antoni mengatakan bahwa ada empat orang mengalami luka berat, dan 191 orang mengalami luka ringan.

Iptu Dedi Antonis terus mengingatkan masyarakat khususnya yanh berada di wilayah hukum Polres Agam untuk selalu memperhatikan kelengkapan kendaraannya.

Di samping itu, dia mengingat untuk selalu membawa dokumen kendaraannya, termasuk kelengkapan kemanan dalam berkendara, dan surat-surat kendaraan.

Iptu Dedi Antonis berharap masyarakat dapat selalu untuk berhati-hati dalam berkendara, karena hal tersebut dapat menekan angka terjadinya kecelakaan.(tpc)

Editor:arie rh
Sumber:tribunpadang.com
Kategori:Sumatera Barat, Olympic, Badminton
wwwwww