Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
22 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
2 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
4
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
3 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
5
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
6
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Politik
23 jam yang lalu
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Home  /  Berita  /  GoNews Group

WNI di Irak, Iran, Kuwait, Catat Nomor Ini!

WNI di Irak, Iran, Kuwait, Catat Nomor Ini!
Warga masyarakat di Iran. (Reuters)
Minggu, 05 Januari 2020 14:05 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Amerika Serikat meluncurkan serangan yang menewaskan Qassem Soleimanidi, jenderal militer Iran pada Jumat (3/1/2020) lalu, Iran memberikan reaksi serius atas serangan tersebut.

Serangan AS yang direstui Presiden AS Donald Trump itu, menurut sorang pejabat senior administrasi Trump, tak lepas dari rencana Soleimani untuk melancarkan serangan segera terhadap personel AS di Timur Tengah.

Soleimani, seorang jenderal berusia 62 tahun yang mengepalai pasukan Penjaga Revolusi Iran di luar negeri, dianggap sebagai tokoh paling kuat kedua di negara itu setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Di tengah situasi yang tengah memanas itu, Kementrian Luar Negeri RI meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.

"Kami menghimbau WNI di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Segera hubungi KBRI jika memerlukan informasi/bantuan. Hotline KBRI Baghdad +9647500365228," kata Kemenlu dikutip dari situs resminya, Minggu (5/1/2020).

KBRI juga merilis nomor-nomor yang bisa dihubungi WNI. KBRI Teheran dapat dihubungi melalui nomor hotline 09129632269, 09378132531, 09120542167, 09120368594 atau Kantor KBRI Tehran 02188715558 dan Wisma Indonesia di nomor 021229.

WNI di Kuwait juga diminta waspada. Pelayanan Konsuler KBI Kuwait dapat dihub di nomor +965 97206060.***


wwwwww