Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemain Dituntut Pahami Kelebihan Diri

Pemain Dituntut Pahami Kelebihan Diri
Selasa, 07 Januari 2020 01:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Evaluasi setelah pertandingan memang penting dilakukan untuk mengetahui dimana letak kekurangan tim. Namun, hal itu terkadang membuat para pemain Garuda Select hanya fokus memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang bagus. Des Walker selaku pelatih kepala pun angkat bicara. Menurutnya, para pemain juga harus memahami letak kelebihan mereka.

Garuda Select baru saja menjalani laga uji coba melawan Walsall dan berakhir dengan kemenangan 3-2. Meski sempat tertinggal, para pemain tetap bisa mengejar ketertinggalan di akhir pertandingan.

Pada jeda babak pertama, Des Walker selaku pelatih kepala sempat menghimbau para pemainnya untuk memahami kelebihan masing-masing. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah Subhan Fajri.

Peran Subhan dirasa krusial karena pemain asal Aceh tersebut punya tanggung jawab merangsek ke lini pertahanan lawan. Walker menganggap, Subhan bisa lebih berinisiatif untuk mengombinasikan kecepatan yang dimiliki, dengan suplai umpan matang ke lini depan.

“Kamu harus bisa memanfaatkan kecepatan yang kamu punya untuk masuk ke area pertahanan lawan dan mengirim umpan ke tengah. Itu sudah menjadi tugas kamu di pertandingan, mengirim umpan silang ke tengah dan kemudian berlari untuk membuka ruang. Jadi kamu harus paham di mana letak kelebihan kamu,” ucap Des kepada Subhan.

Selain Subhan, dua penyerang Garuda Select, Alfriyanto Nico dan Bagus Kaffi juga mendapat wejangan dari pelatih soal skema permainan. Salah satu aspek yang terus ditekankan oleh tim pelatih adalah pentingnya menjaga komunikasi saat bertanding. “Nico dan Bagus harus rajin mengingatkan Subhan agar lebih sering mengirim umpan silang,” kata Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise.

Saat ini, tim Garuda Select sedang mematangkan persiapan menyambut agenda rangkaian pertandingan di Italia. Tim pertama yang akan dihadapi Subhan Fajri dkk. adalah Torino U-17 pada Rabu, 8 Januari 2020. Setelah itu, ada Juventus U-17, Inter Milan U-17, dan Como U-17 yang sudah menunggu. ***

wwwwww