Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Raker dengan DPR RI, BNPB Ungkap Jumlah Korban Jiwa Akibat Bencana

Jelang Raker dengan DPR RI, BNPB Ungkap Jumlah Korban Jiwa Akibat Bencana
Dok. BNPB
Selasa, 14 Januari 2020 13:50 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan jumlah korban jiwa akibat bencana alam hingga pekan kedua 2020 mencapai 60 orang.

"Tahun 2020 baru memasuki Minggu kedua, Januari korban di Jawa Barat, Jakarta dan Banten telah mencapai lebih 60 orang," kata dia usai mengunjungi Kantor BPBD Bali, Senin (13/1/2020).

Dia juga menyebut jumlah korban jiwa akibat bencana alam secara nasional di tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2019 mencapai sekitar 580 orang dan tahun 2018 jumlahnya lebih banyak karena gempa bumi NTB, tsunami Sulawesi Tengah dan Selat Sunda.

Hari ini, Selasa (14/1/2020), BNPB tengah dalam agenda rapat kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta. Rencananya, Raker BNPB dengan Komisi VIII DPR RI ini akan membahas; Pelaksanaan Kebijakan, Program dan Anggaran APBN TA.2020; dan isu-isu aktual lainnya.***

wwwwww