Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Daihatsu Indonesia Masters 2020

Fajar/Rian Menangi Laga Sengit Melawan Ganda Tiongkok

Fajar/Rian Menangi Laga Sengit Melawan Ganda Tiongkok
Jum'at, 17 Januari 2020 00:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhak atas tiket babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2020 usai menundukkan Zhang Nan/Ou Xuan Yi. Lewat pertarungan panjang selama 57 menit, Fajar/Rian memetik kemenangan dengan skor 21-10, 12-21, 21-19.

Menang mudah di game pertama, Fajar/Rian balik kehilangan game kedua dengan relatif mudah pula. Kondisi lapangan yang berangin dan perubahan pola permainan lawan membuat Fajar/Rian tak dapat mengatur permainan mereka.

Di game ketiga, kedua pasangan saling menekan dan pertarungan semakin sengit. Fajar/Rian yang mampu tampil lebih konsisten, akhirnya mengamankan game ketiga.

"Kami 'kalah angin' di game kedua, makin main drive, makin berkurang kualitasnya. Lawan juga jadi cari serangan lewat permainan depan. Kami kalah di permainan depan, kebanyakan defense, jadi bumerang buat kami," tutur Fajar.

"Di game ketiga kami lebih yakin saja meski banyak ketinggalan. Kata koh Herry (Iman Pierngadi), paksa terus, main berani dan nekad saja," lanjut Fajar.

Rian juga memuji penampilan Ou yang begitu percaya diri dan sebagai pemain muda, ia bisa meng-cover Zhang yang lebih senior.

"Ou mainnya nothing to lose, nggak gampang mati sendiri dan no lob-nya bagus. Dia juga berani main depan," tutur Rian.

Di babak perempat final, Fajar/Rian akan berhadapan dengan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark. Fajar/Rian sementara tertinggal 0-2 dalam catatan rekor pertemuan dengan Astrup/Rasmussen.

"Sekarang kami mau fokus mengembalikan kondisi karena dari kemarin main tiga game terus. Untuk besok, kami tidak mau memikirkan sudah kalah dua kali, tapi pelajari lagi kelebihan dan kelemahan lawan dan cari solusi bersama pelatih," jelas Rian.

Sementara itu, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan), dengan skor 21-19, 22-20.  ***

wwwwww