Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Daihatsu Indonesia Masters 2020

Praveen/Melati Melaju ke Perempat Final

Praveen/Melati Melaju ke Perempat Final
Jum'at, 17 Januari 2020 00:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Lewati laga tiga game, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akhirnya lolos ke babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2020. Tiket perempat final diraih Praveen/Melati setelah mengalahkan Lee Yang/Yang Ching Tun (Taiwan), dengan skor 20-22, 21-12, 21-12.

Di game pertama, Praveen/Melati sudah ketinggalan dari start awal permainan. Lee/Yang selalu menguasai jalan permainan. Sempat menyamakan kedudukan menjadi 19-19, Praveen/Melati akhirnya tetap kehilangan game pertama.

Game kedua dan ketiga balik dikuasai Praveen/Melati. Meskipun sempat terkejar oleh Lee/Yang, namun Praveen/Melati kembali unggul jauh.

"Di game pertama kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan, karena ini pertama kalinya kami main. Di babak pertama kemarin kan belum sempat main," kata Melati soal game pertama.

"Kuncinya tadi kami bisa bermain di pola main kami sendiri dan kami bisa menjaga komunikasi di lapangan," tambah Praveen.

Pada babak perempat final, Praveen/Melati akan berhadapan dengan Thom Gicquel/Delphine Delrue dari Perancis. Meskipun bestatus non unggulan, namun Gicquel/Delrue patut diwaspadai, karena mereka hari ini mengalahkan unggulan keempat dari Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dalam dua game langsung, 21-11, 21-16.

"Tidak bisa diprediksi, lawan lumayan punya potensi. Mereka bukan unggulan tapi nggak bole lengah. Tadi mereka mengalahkan unggulan keempat, berarti kan punya kualitas. Yang penting dari kami komunikasinya dijaga," sebut Praveen.

Senada dengan Praveen, Melati pun menekankan bahwa mereka harus siap melawan siapa pun dan terus menjaga komunikasi. Sementar itu, Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu terhenti di tangan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris), dengan skor 9-21, 12-21. ***

wwwwww