Wagubri Edy Nasution Ajak Semua Pihak di Kabupaten dan Kota Lebih Serius Tangani Karhutla Tahun Ini

Wagubri Edy Nasution Ajak Semua Pihak di Kabupaten dan Kota Lebih Serius Tangani Karhutla Tahun Ini
Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution.
Rabu, 22 Januari 2020 17:16 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selalu menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat di Provinsi Riau. Kejadian yang hampir setiap tahunnya terjadi ini mengakibatkan kabut asap, yang membuat perekonomian dan pendidikan menjadi terkendala.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution mengajak semua pihak yangbada di kabupaten dan kota se Provinsi Riau untuk lebih serius melakukan pencegahan terjadinya karhutla.

"Sekarang ini penanganan karhutla di kabupaten dan kota se Riau, jauh lebih baik daripada sebelumnya. Hal ini tentunya harus menjadi motivasi bagi semua pihak untuk meningkatkan lagi kesiapsiagaannya dalam menghadapi karhutla di Riau," kata Edy Nasution kepada GoRiau.com, Rabu (22/1/2020).

Keseriusan penanggulangan karhutla di Riau, menurut mantan Komandan Korem 031/Wirabima ini, dimana telah diamankannya 12 terduga pelaku karhutla oleh Polda Riau. Ini pun dilakukan atas kerjasama semua pihak termasuk TNI.

"Kolaborasi antara TNI/Polri di Riau patut diacungi jempol. Sebab, sinergitas yang dibangun di lokasi karhutla bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Manggala Agni dan masyarakat peduli api sangat terbangun dengan baik," ungkap Edy Nasution.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, bahwa saat ini kondisi api di lokasi lahan yang terbakar sudah padam. Satgas saat ini melakukan pendinginan, bahkan hampir sebagian besar wilayah Riau diguyur hujan dalam beberapa hari belakangan ini.

"Untuk kondisi di provinsi tetangga, seperti Jambi dan Sumatera Selatan, dari hasil koordinasi kami dengan Kalaksa BPBD di sana kondisi sedang hujan. Bahkan di dua provinsi tersebut mengalami banjir. Kami terus melakukan upaya pencegahan agar karhutla tak meluas di Riau," jelas Edwar Sanger. ***

Kategori:Pemerintahan, Riau

GoNews Besok, Panglima TNI dan Kapolri akan Memonitoring Penanganan Karhutla di Riau
GoNews Meski Menuai Kecaman, JPU Tetap Tuntut Rp3 Miliar Petani yang Bakar Lahan Seluas 20x20 Meter untuk Tanam Ubi di Rumbai
GoNews Pantau Hutan Riau, Kapolda Lihat Langsung Adanya Pembalakan Liar di Kawasan Hutan
GoNews JPU Sebut Tuntutan yang Dilayangkan Kepada Syarifudin Petani Pembakar Lahan Seluas 20x20 Meter Sudah Sesuai Undang-undang
GoNews Tragedi Hukum Tuntutan 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar untuk Pembakar Lahan 20x20 Meter, Kajati Harus Periksa Jaksa
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter, Syarifudin Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar, Masyarakat Peduli Lingkungan Sebut Penegak Hukum Menyiksa Rakyat Kecil
GoNews Riau akan Dilanda Kemarau Selama Tujuh Bulan, Ini Imbauan DPRD Pekanbaru
GoNews Tak Serius Tangani Karhutla, Satu Kapolsek di Pelalawan Dicopot
GoNews Polda Riau Tetapkan PT Teso Indah dan Asisten Kebun Sebagai Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
GoNews Polda Riau Tetapkan 70 Tersangka Karhutla, 3 Korporasi Disidik
GoNews Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Hotspot Sore Ini Meningkat di Pulau Sumatera Dibandingkan Pagi, Teknologi Modifikasi Cuaca Diperluas Hingga Jambi
GoNews Bakar Lahan di Riau, Berkas Perkara PT SSS Diserahkan ke Kejati Riau
GoNews Karhutla, Polri dan KLHK Selidiki Perusahaan Sawit Milik Samsung dan Wilmar di Riau
GoNews Kabut Asap Tebal, Sekolah As Shofa Pekanbaru Liburkan Siswa
GoNews Polda Riau Beberkan Bukti PT SSS Sengaja Bakar Lahan, Diduga untuk Tanam Sawit
GoNews Kasus Karhutla, Polda Riau Tahan Pejabat Fungsional PT SSS
wwwwww