Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Badminton

3 Kali Keluar Masuk Bui, Residivis Narkoba Ditembak Polisi di Lubuk Begalung

3 Kali Keluar Masuk Bui, Residivis Narkoba Ditembak Polisi di Lubuk Begalung
Tersangka narkoba yang ditembak polisi di Padang. (foto: ist/Langgam.id)
Kamis, 23 Januari 2020 19:22 WIB
PADANG - Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Begalung mengamankan seorang pengedar narkoba jenis ganja seberat dua kilogram. Pelaku bernama Devi Rusli (32) itu, diringkus di Jalan Makasar Pasar Gaung, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Dikutip dari Langgam.id, penangkapan yang dilakukan Rabu (22/1/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB itu berlangsung mencekam. Sebab, pelaku berupaya melawan dan mencoba melarikan diri.

Pihak kepolisian terpaksa harus bertindak tegas dengan memberikan tembakan. Alhasil, timah panas bersarang di kaki warga Tekuk Bayur yang kemudian diamankan dan dilarikan ke rumah sakit.

“Kami melakukan pengintaian terhadap pelaku lebih kurang empat jam. Hingga akhirnya pelaku datang dan membawa narkoba dan inggin bertransaksi dengan pembeli,” ujar Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena, Kamis (23/1/2020).

Menurut Andi, informasi awal pelaku membawa ganja sebanyak 10 kilogram. Namun saat penangkapan hanya didapat seberat dua kilogram. Ia menduga barang haram lainnya telah berhasil diedarkan.

“Untuk pelaku memang terpaksa kami tembak kakinya karena mencoba melawan kepada petugas. Barang bukti itu dibawa pelaku dari daerah Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar,” katanya.

Andi menjelaskan, pelaku merupakan residivis yang pernah terjerat kasus yang sama. Diketahui pelaku telah tiga kali keluar masuk penjara. Pihaknya, masih melakukan pengembangan terkait jaringan pelaku.

“Untuk pelaku akan dikenakan undang-ndang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Pelaku terancam hukuman di atas lima tahun penjara,” tuturnya. (irwanda/ICA)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww