Keren...Kantor NOC Indonesia Punya International Hall

Keren...Kantor NOC Indonesia Punya International Hall
Menpora Zainudin Amali didampingi Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohri dan mantan Ketua Umum KOI Rita Subowo. (Foto: NOC Indonesia)
Minggu, 02 Februari 2020 20:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dunia olahraga Indonesia patut bangga. Kini, National Olympic Committe (NOC) Indonesia telah memiliki International Hall yang diperuntukkan sebagai tempat menjamu tamu-tamu dari luar negeri serta dapat digunakan sebagai ruang pertemuan bagi cabang-cabang olahraga (PB/PP).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang didampingi Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengaku bangga saat meresmikan International Hall yang berada di Gedung NOC FX Sudirman Jakarta, Minggu (2/2/2020).

"Pertanda baik untuk olahraga kita kalau punya tempat mewah seperti ini prestasinya harus bertambah. Di depan kita banyak event-event olahraga yang memerlukan perhatian penuh," ujar Zainudin Amali.

Dalam peresmian itu terdapat dua tempat yang dikukuhkan, pertama lantai 16 untuk digunakan sebagai Fungtion Hall atau ruang serba guna. Kemudian lantai 19 atau International Hall yang bisa digunakan untuk menjamu tamu serta pertemuan-pertemuan penting.

Khusus untuk International Hall, lekat dengan ciri khas nusantara. Di bagian lantai utama terdapat ornamen candi yang menunjukkan keragaman budaya Indonesia. Selain itu, terdapat sejumlah ruangan yang bisa digunakan untuk menggelar rapat.

Dalam upaya Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, kata Zainudin Amali, memang sudah sepantasnya NOC Indonesia memiliki ruang representatif menjamu tamu khususnya dari luar negeri.

"Target utama kita olimpiade apalagi pemerintah kan sangat mengapresiasi terhadap upaya-upaya peningkatan prestasi olahraga. Dan, perhatian Pak Presiden Jokowi terhadap olahraga sangat luar biasa," katanya.

Raja Sapta Oktohari sendiri mengaku pihaknya sengaja membuat ornamen yang kental akan nuansa nusantara di International Hall. Hal itu merujuk pada banyaknya cabang-cabang olahraga namun tetap pada satu tujuan yakni prestasi Indonesia di mata dunia.

"Kalau masih ada yang ribut-ribut pasti itu bukan Indonesia. Kalau Indonesia beneran yang dipikirin bagaimana meningkatkan prestasi olahraga Indonesia," katanya.***


wwwwww