Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

China Mulai Diserang Flu Burung, Kemenkes RI Tingkatkan Kewaspadaan

China Mulai Diserang Flu Burung, Kemenkes RI Tingkatkan Kewaspadaan
Ilustrasi: Ist.
Senin, 03 Februari 2020 19:18 WIB
JAKARTA - Kementerian Kesehatan turut melakukan antisipasi pencegahan wabah flu burung di tanah air, menyusul mewabahnya penyakit mematikan bagi ungas itu di China

"Kami antisipasi, pada prinsipnya sama. Ini adalah virus dan ada pada unggas. Tentu kewaspadaan yang kita lakukan dan peningkatan kesehatan masyarakat sangat penting dan kita tingkatkan," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (3/1/2020).

Anung mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan pengecekan.

"Kami sudah kontak dengan temen-temen Kementan, yang saat ini sudah meningkatkan kewaspadaan di sektor peternakan," kata dia.

Seperti diberitakan, China tak hanya didera virus corona di Wuhan. Sementara wabah ini belum usai, dan berbagai dampak tengah bermunculan, negara itu kini dihadapkan pada virus H5N1 atau Flu Burung.

Kementerian Pertanian Tiongkok melaporkan kasus flu burung terjadi di sebuah pertanian di daerah Shaoyang. Setidaknya, 4.500 dari 7.850 ayam mati karena penyakit tersebut.

"Otoritas setempat telah memusnahkan 17.828 unggas setelah wabah," kata Kementan Tiongkok pada Sabtu waktu setempat, seperti dikutip dari South China Morning Post pada Senin (3/2/2020).

Walaupun begitu, mereka menyatakan bahwa tidak ditemukan kasus penularan pada manusia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Ekonomi, Olympic, Badminton
wwwwww