Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Fadjar International Tournament 2020

Eko Yuli Irawan dan Triyatno Masing-masing Raih 3 Emas

Eko Yuli Irawan dan Triyatno Masing-masing Raih 3 Emas
Senin, 03 Februari 2020 18:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
RASHT - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dan Triyatno masing-masing meraih 3 medali emas untuk angkatan Snatch, Clean and Jerk dan total angkatan pada Fadjar International Tournament yang juga babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Rasht, Iran, Senin (3/2/2020) dini hari.

Eko yang meraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tampil di kelas 67kg bersama Deni. Dia merebut tiga emas dari Angkatan Snatch Snatch 138kg, Clean and Jerk 172kg dan Total Angkatan 310kg. Ini sesuai dengan target angkatan yang telah ditetapkan untuk mempertahankan posisi di peringkat kedua dunia.

Sementara Deni hanya kebagian dua perak dan satu perunggu. Dua perak diraih dari Angkatan Clean and Jerk 160kg dan Total Angkatan 285kg dan perunggu dari Amgkatan Snatch 125kg. Sedangkan lifter Turki, Bunyamin Sezer meraih perak angkatan Snatch 128kg, dan dua perunggu dari angkatan Clean and Jerk 148kg dan Total Angkatan 276kg.

Sukses Eko diikuti Triyatno yang turun di kelas 73kg. Dia meraih tiga medali emas dari Snatch 136kg, Clean and Jerk 170kg dan total angkatan 306kg. Total angkatan yang dicetak Deni ini masih jauh dari target yang ditetapkan yakni 330kg. Sedangkan tiga medali perak diraih lifter Irak, Mohammad Qaddam Hamid dari angkatan Snatch 130kg, Clean and Jerk 162kg dan Total Angkatan 292kg.

Kepala Pelatih Tim Angkat Besi Olimpiade Indonesia, Dirdja Wihardja yang dihubungi melalui telepon selular mengakui dari ketiga lifter yang tampil di Fadjar International Tournament itu hanya Eko Yuli Irawan yang memenuhi target angkatan. Sedangkan Triyatno yang meraih emas dan Deni belum memenuhi target.

"Eko itu meraih tiga emas dan sudah memenuhi target total angkatan 310kg dan Deni belum memenuhi dari target total angkatan 315 kg. Begitu juga dengan Triyatno yang meraih tiga emas tidak memenuhi target total angkatan 330kg," jelasnya.

Menurut Dirdja, Deni dan Triyatno masih belum memenuhi target karena baru sebulan latiha. Namun, dia menyebut Deni dan Triyatno masih punya kesempatan untuk mengejarnya pada Kejuaraan Angkat Besi Asia di Kazakhstan, 7-15 April 2020. ***

wwwwww