Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
8 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
4 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
6
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
5 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Sisa 7 Hari Jelang Kongres, PAN Belum Dapat Izin Kepolisian?

Sisa 7 Hari Jelang Kongres, PAN Belum Dapat Izin Kepolisian?
Ilustrasi: Ist.
Senin, 03 Februari 2020 19:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hingga kini, pelaksanaan Kongres PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) belum juga mendapat izin dari Kepolisian. Padahal, acara tinggal 7 (tujuh) hari lagi.

Diketahui, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan bahwa acara pemilihan Ketua Umum PAN periode 2020-2025 akan diselenggarakan di Kendari pada tanggal 10-12 Ferbruari ini.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra belum banyak komentar soal izin Kongres PAN. Namun, dia berjanji akan mengeceknya.

"Nanti saya cek dulu ya," katanya singkat.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolda Sultra Brigjen Pol Mesrdiyam mengakui bahwa pihak panitia dari PAN sudah mengajukan permohonan ijin kegiatan Kongres. Namun, hingga kini Kepolisian masih memprosesnya.

"Saat ini dalam proses. Izin yang mengeluarkan nanti mabes Polri berdasarkan rekomendasi wilayah. Jadi, izinnya masih dalam proses. Nanti dikabari," kata Asep kepada wartawan, kemarin.

Diketahui, mantan Ketua DPW PAN Sulawesi Tenggara (Sultra) tiga periode Nur Alam menilai, penetapan kongres di PAN di Bumi Anoa tersebut sangat tidak layak. Dia juga menilai pemilihan tempat cenderung dipaksakan untukĀ eventĀ berkelas kongres.

"Konsolidasi PAN sejak deklarasi 1998 yang lalu sampai dengan di Bali lima tahun lalu adalah paling spektakuler dan luar biasa. Untuk pelaksanaan di Kendari adalah langkah anjloknya reputasi dan daya saing partai PAN," ungkap mantan Gubernur Sultra itu dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/1/2020).***

wwwwww