Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Team Championships 2020

Kalahkan Korea, Tim Putra Indonesia Juara Grup

Kalahkan Korea, Tim Putra Indonesia Juara Grup
Rabu, 12 Februari 2020 22:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Tim Bulutangkis putra Indonesia memastikan posisi juara Grup A Badminton Asian Team Championships (BATC) 2020 usai menekuk Korea, dengan skor sementara 3-1. Anthony Sinisuka Ginting membuka jalan bagi tim dengan merebut poin pertama setelah mengalahkan Heo Kwang Hee, lewat laga rubber game, 24-22, 19-21, 21-16.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kemudian menambah keunggulan tim putra Indonesia menjadi 2-0. Pasangan rangking satu dunia tersebut menang straight game atas Choi Solgyu/Kim Won Ho, dengan skor 21-14, 21-16.

Jonatan Christie belum berhasil menyumbang kemenangan, ia dikalahkan Son Wan Ho, dengan skor 16-21, 25-27.

Kemenangan Indonesia ditentukan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang turun di partai keempat melawan Na Sung Seung/Wang Chan dengan skor 21-10, 21-14.

“Kami bersyukur bisa menyumbang angka. Di pertandingan tadi kami mencoba lebih berani dan tidak terpengaruh kekalahan Jonatan. Kami tetap yakin karena tim kami sudah unggul, kami berusaha fokus ke pertandingan,” kata Fajar usai pertandingan.

“Lawan kami adalah pemain muda, mereka masih membuat kesalahan sendiri di awal game. Sempat mepet poinnya, tapi kami bisa mengatasi,” tambah Rian kepada Badmintonindonesia.org.

“Kondisi lapangan memang licin, tapi kalau di ganda, beda dengan di tunggal yang pergerakannya jauh-jauh. Tadi kami langsung bermain menyerang dari awal permainan,” sebut Fajar.

Dua partai terakhir tetap akan dimainkan, walaupun tidak ada pengaruhnya bagi susunan klasemen grup karena grup A hanya terdiri dari dua negara saja. Otomatis Korea akan menjadi runner up grup.

Akan tetapi, pemain yang turun di BATC akan mendapatkan tambahan poin yang cukup besar untuk mendongkrak peringkat dunia mereka. ***

wwwwww