Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Team Championships 2020

CDM: Kami Akui Tim Jepang Lebih Unggul

CDM: Kami Akui Tim Jepang Lebih Unggul
Jum'at, 14 Februari 2020 22:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Usai sudah perjuangan tim putri Indonesia di ajang Badminton Asia Team Championships 2020. Gregoria Mariska Tunjung cs dikalahkan tim putri Jepang di babak perempat final dengan skor 0-3.

Tampil sebagai ujung tombak, Gregoria belum berhasil mengatasi perlawanan Akane Yamaguchi. Bertarung sengit dalam dua pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2020 dan Thailand Masters 2020, kali ini Gregoria takluk dengan skor 9-21, 15-21.

Sektor ganda putri yang menjadi andalan, juga masih belum bisa mengatasi perlawanan wakil Negeri Matahari Terbit. Greysia Polii/Apriyani Rahayu dikalahkan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan skor 19-21, 15-21.

Ruselli Hartawan yang tercatat belum pernah menang dari Sayaka Takahashi dalam tiga pertemuan terakhir, masih belum bisa memetik kemenangan. Ruselli ditundukkan Takahashi dengan skor 13-21, 14-21.

"Kami prihatin dengan kekalahan ini, tapi memang secara peringkat dan kelas, jujur kami akui kami masih di bawah Jepang. Tapi kami juga menghargai perjuangan para atlet kami yang sudah berjuang mati-matian. Kami harus terima ini, mudah-mudahan ini menjadi bekal untuk mereka, berlatih lebih keras lagi, ke depan supaya bisa tampil lebih baik," kata Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia di BATC 2020.

Budiharto juga menegaskan bahwa tim Indonesia mempertimbangkan berbagai hal dalam kebijakan penurunan pemain selama BATC 2020. Tak cuma hasil di BATC yang berpengaruh pada target ke putaran final Piala Thomas dan Uber 2020, tetapi juga target poin olimpiade yang menjadi prioritas utama.

"Kami ke sini kan ada dua misi, yang pertama kami mau membawa tim untuk lolos ke putaran final Piala Thomas dan Uber 2020. Kedua, kami ingin memberikan kesempatan untuk dapat tambahan poin dan mematangkan persiapan mereka ke olimpiade. Jadi memang ada beberapa pertimbangan dalam penurunan pemain," lanjut Budiharto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI.

"Kami masih menunggu hasil dari Badmiton Asia Confederation (BAC) apakah kami lolos ke putaran final. Hasil perhitungan rangking lengkapnya bisa dilihat setelah BATC selesai," tutur Budiharto. ***

wwwwww