Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
10 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pelatih PSM Makassar Fokus Bangun Chemistry

Pelatih PSM Makassar Fokus Bangun Chemistry
Rabu, 19 Februari 2020 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak punya pekerjaan penting jelang bergulirnya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Saat ini, ia tengah fokus membangun Chemistry agar pemain lebih kompak dan saling memahami saat bertanding.

Hal ini disampaikan Bojan Hodak setelah menjalani dua laga uji coba, yakni menghadapi PS TIRA [PSM Kalah 0-1] dan imbang 2-2 lawan Persiba Balikpapan. Dua laga ini, PSM memang fokus membangun kekompakan, hasil akhir tidak jadi soal bagi Hodak.

Bojan Hodak mengatakan, pada laga uji coba melawan Persiba dijadikan ajang untuk membangun chemistry tim. Hal itu penting mengingat skuad Juku Eja kini banyak dihuni wajah baru.

"Pada laga ini kami memainkan pemain yang kurang menit bermainnya hingga 75 menit. Kemudian memberikan waktu 15 menit akhir kepada mereka yang sudah banyak menit bermainnya," kata Hodak.

Kekompakan dalam tim menurut mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 ini menjadi hal yang penting. Menurut dia, ada beberapa pemain yang belum sepenuhnya memahami karakter dan visi bermain PSM.

"Ada pemain baru bergabung dengan kita tanggal 1 Februari lalu. Sehingga kita butuh pertandingan-pertandingan agar mereka saling memahami," jelasnya. ***

wwwwww