Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Samir Ayass Puji Masyarakat Banda Aceh

Samir Ayass Puji Masyarakat Banda Aceh
Rabu, 19 Februari 2020 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDA ACEH - Pemain anyar Persiraja Banda Aceh asal Lebanon, Samir Ayass mengaku nyaman berada di Aceh. Dirinya mengaku tidak mengalami shock culture berlebihan.

Sejak menandatangani kontrak satu musim bersama Laskar Rencong-Persiraja sejak Senin (17/2/2020) lalu, Samir sudah mengikuti latihan tim yang dipimpin Hendri Susilo.

"Soal makanan, sebagai orang Lebanon saya terbiasa beradaptasi dengan makanan. Bahkan saat saya bermain di Eropa pun begitu. Makanan pedas di sini tidak jauh berbeda dengan di Lebanon, saya tidak menemukan kendala berarti," sebut Samir.

Pria 29 tahun bernama lengkap Samir Ayass Ahmed ini, ikut memuji keramah-tamahan masyarakat Aceh, khususnya fans Persiraja. Samir mengaku kerap disapa, saat makan hingga bertemu siapapun di jalan.

"Saya rasa orang-orang di sini, Aceh sangat welcome (ramah) dengan saya, dan saya yakin dengan pemain lain juga demikian. Saya merasakan itu saat tiba di Aceh," ujarnya.

Eks gelandang Al Ahed yang menjuarai AFC Cup tahun lalu ini, tidak ingin berbicara terlalu banyak soal target tim. Baginya, saat ini yang terpenting adalah fokus dan berusaha sesegera mungkin beradaptasi dengan cepat. ***

wwwwww