Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Lengkap! Otoritas Pastikan Asap di Gedung DPR bukan Kebakaran

Lengkap! Otoritas Pastikan Asap di Gedung DPR bukan Kebakaran
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar (kanan), dan Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana (kiri).
Senin, 24 Februari 2020 13:42 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar dan Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana menggelar konferensi pers terkait insiden Gedung Nusantara III, Kompleks DPR RI, Jakarta yang berasap pada Senin (24/2/2020).

Keduanya memastikan, tidak ada musibah kebakaran terjadi di Gedung DPR hari ini.

"Yang terjadi adalah sistem ini hang, error, sehingga di beberapa titik mengeluarkan asap semacam fogging," kata Indra di Media Center Kompleks Parlemen, sekira pukul 13.00 WIB, Senin.

Indra memastikan, saat kondisi di Gedung DPR RI "sudah sangat clear, sangat bersih, tidak ada korban apapun,".

"Tapi sebagai prosedur. Damkar akan tetap melakukan evaluasi," kata Indra.

Senada, Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana mengatakan, "tidak ada kebakaran, yang ada adalah error system,".

"Ini sistem pemadam kebakaran yang ada di ruang tersebut, di lantai 3 (eror, Red). Jadi ada sekitar sepuluh Aerosol yang ada di situ, ada kemungkinan dia eror (karena, Red) adanya pemicu," kata Nana.

"Biasanya karena ada panas, sehingga langsung memicu karena memang sangat sensitif," imbuh Nana.

Ia memastikan, anggota Polri sudah mengolah TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk memastikan penyebab dari eror ya sistem kebakaran di Gedung DPR RI.

"Yang ada hanyalah asap, tidak ada api di sana. Memang asap ya cukup tebal, tadi ya. Memang sistem itu berjalan kalau ada panas," kata Nana.

Sebelumnya diberitakan, Wisma Nusantara III, Kompleks Gedung DPR/DPD/MPR RI dikepuli asap pada Senin (24/2/2020) sekira pukul 11.48 WIB, tapi tak seberapa lama setelah petugas Damkar melakukan penyisiran, asap tak lagi terlihat.

Peristiwa yang semula diduga sebagai musibah kebakaran, dinyatakan "belum tentu," oleh salah seorang staff yang bekerja di lantai 9 Wisma Nusantara III, Kompleks DPR. Ia juga menyebut "Aerosol" saat menuturkan kondisi yang terjadi di dalam gedung.

Informasi ini, senada dengan keterangan Anggota Pemadam Kebakaran (Damkar), Eka. S. Ia mengatakan, "sampai saat ini belum ditemukan titik api, hanya asap saja,".

"Baru penyisiran (yang dilakukan, Red)" kata Eka saat hendak melepas tas peralatannya. Ia juga mengungkapkan, belum ditemukan adanya korban jiwa dalam insiden ini.

Untuk diketahui, insiden ini berbuntut pertimbangan Kesekjenan DPR, untuk tetap menggunakan sistem pemadam yang digunakan saat ini atau tidak.

Dalam konferensi pers dengan Kapolda, Sekjen DPR RI, Indra mengatakan, "ini memang peristiwa ketiga yang terjadi. Kita menggunakan standar sistem pemadam kebakaran yang justru paling sensitif,".

"Ini akan kita evaluasi ke depannya. Apakah sistem yang terlalu sensitif ini, masih harus dipertahankan," kata Indra.***

Sumber:Asap, Kebakaran, Sistem, Aerol, DPR,
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww