Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Badminton

Fraksi PAN DPR RI Minta Pemerintah Lebih Bertindak Cepat Evakuasi WNI dari Diamond Princess

Fraksi PAN DPR RI Minta Pemerintah Lebih Bertindak Cepat Evakuasi WNI dari Diamond Princess
Dok. Diamond Princess
Selasa, 25 Februari 2020 12:11 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - 9 dari 78 orang kru kapal Diamond Princess yang berstatus WNI, positif terjangkit virus corona dan sudah dilakukan perawatan medis. Sementara 69 orang lainnya masih menunggu keputusan dan kepastian dari pemerintah Indonesia.

Data itu tertera dalam pernyataan pers Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Ia meminta pemerintah untuk bertindak lebih cepat dan tidak terlalu lama berpikir guna mengevakuasi para WNI tersebut.

"Lagi pula, kapal tersebut diketahui membawa banyak penumpang dan kru yang positif terinfeksi virus corona. Sangat tidak bijak jika WNI masih tetap ada di dalam kapal tersebut," kata Saleh, Selasa (25/2/2020).

Kalaupun tidak bisa untuk langsung dibawa pulang ke tanah air, menurut Saleh, setidaknya para WNI itu bisa dikeluarkan terlebih dahulu dari kapal tersebut.

"Bagaimana caranya? Tentu pemerintah yang lebih tahu. Apalagi sampai saat ini, menurut keterangan Kemenkes, komunikasi pihak perwakilan kita masih terus dilaksanakan dengan otoritas Jepang," kata Saleh.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI ini menandaskan, "kita memahami kekhawatiran pemerintah. Karena itu, proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati dan aman. Meski demikian, bukan berarti menunggu terlalu lama untuk diambil tindakan,".

Mengutip CNBC Indonesia, kapal pesiar Diamond Princess selama ini memang menjadi tempat penyebaran corona di Jepang. Pemerintah, pun berulang kali menegaskan akan segera mengevakuasi puluhan WNI tersebut.***

wwwwww