Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Badminton

Sambut PON 2020 Papua, Saatnya Milenial Raih Prestasi tanpa Narkoba

Sambut PON 2020 Papua, Saatnya Milenial Raih Prestasi tanpa Narkoba
Selasa, 25 Februari 2020 21:43 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan mengatakan ancaman bahaya narkoba di Indonesia telah berada pada posisi yang membahayakan bagi kelangsungan masa depan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, sesuai data rilis BNN, prevalensi setahun pakai di kalangan pekerja sebesar 2.1 persen atau setara dengan 1.514.037 orang yang menggunakan narkoba setiap tahunnya.

Prevalensi setahun pakai di kalangan pelajar 3.21% atau setara dengan 2.297.492 orang yang menggunakan narkoba setiap tahunnya.

"P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya merupakan suatu gerakan yang massif serta menunjukkan kepedulian agar generasi muda Indonesia tidak dirusak oleh bahaya Narkoba," katanya dalam acara bertajuk "Bersama Lawan Narkoba, Menuju Jakarta Zero Narkotic" di Bundaran HI, baru-baru ini.

Ia menyatakan, Indonesia butuh memacu kompetensi bangsa yang sehat, cerdas, dan berintelektual dengan menangkal segala gelombang ancaman narkoba sejak dini, sejak awal, dan sejak saat ini.

Generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa harus membangun solidaritas dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Perlu ada kerja keras dari seluruh komponen masyarakat untuk membantu kerja kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya dengan menyukseskan dan menggelorakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perang terhadap Narkoba," katanya.

"Tidak lupa, kita semua harus menyukseskan PON 2020 di Papua sebagai prestasi bangsa dan sebagai ajang untuk semua anak muda Indonesia menunjukkan prestasinya," ujarnya.

Ia menambahkan, PON 2020 di Papua dan masyarakat Papua saat ini menyampaikan pesannya untuk seluruh masyarakat Jakarta dan Indonesia agar menjauhi narkoba dan hidup menyenangkan tanpa narkoba.

Beberapa hari lalu, Polri khususnya Polda Metro Jaya pada hari ini menunjukkan keseriusan dalam memerangi Narkoba yang mengancam pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia.

Keseriusan ini dapat dlihat dalam bentuk banyaknya barang Bukti Narkotika yang berhasil ditahan oleh Kepolisian. Diantaranya,Ganja 1.343,3 Kg, beserta 5 Hektar Ladang Ganja yang sudah dimusnahkan oleh Polda Sumatera Utara, Shabu 288 Kg, Ecstasy 4.888 butir, dan Psikotropika sebanyak 1.485 butir Eximer serta 349 Butir Tramadol.

Jumlah Barang Bukti Narkoba yang dimusnahkan pada proses pemusnahan, jika ditaksir bernilai Rp. 1 Trilun 58 Miliar.

"Kami secara serius juga ingin mengingatkan bahwa perlawanan terhadap ancaman narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak Kepolisian, tetapi melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama semua warga negara yang ada di seluruh wilayah Republik Indonesia," imbaunya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww