Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
23 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
22 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
4 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Kemenpora Terapkan Proses Transparansi Dalam Kucurkan Dana Pelatnas

Kemenpora Terapkan Proses Transparansi Dalam Kucurkan Dana Pelatnas
Jum'at, 28 Februari 2020 21:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali memberikan bantuan dana bagi cabang olahraga (cabor) yang menjalani persiapan untuk menghadapi Olimpiade Tokyo 2020. Kini, giliran tiga cabang olahraga yakni tinju, taekwondo dan menembak yang menerimanya.

Anggaran yang dikucurkan itu dialokasikan untuk program pemusatan latihan (pelatnas) hingga uji coba. Untuk cabang menembak disalurkan melalui Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) senilai Rp 7,9 miliar dari pengajuan awal Rp 9,9 miliar. Kemudian, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) yang mengusulkan Rp 3,7 miliar, dapatnya Rp 3,6 miliar. Sedangkan Pengurus Besar Persatuan Tinju Nasional Indonesia (PB Pertina) memperoleh Rp 5,2 miliar dari permohonan semula Rp 7,3 miliar.

Penyerahan bantuan diberikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora, Yayan Rubaeni melalui nota kesepahaman atau MoU kepada Ketua Umum PB Pertina, Johni Asadoma, Ketua Umum PB TI, Thamrin Marzuki, dan Ketua Umum PB Perbakin, Letjen TNI Joni Supriyanto.

Menpora Zainudin Amali yang menghadiri acara penandatanganan MoU tersebut, berharap ketiga induk organisasi bisa menjalankan program persiapan bagi atlet-atletnya agar bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama bangsa.

"Hari ini, kembali penandatanganan MoU. Sebagaimana sebelumnya, kita lakukan secara transparan dan akuntabel. Juga mereview serta konsultasi dengan berbagai pihak," kata Menpora.

Proses transparansi dan akuntanbel dalam penyerahan bantuan anggaran itu, kata Zainudin Amali, sangat perlu dilakukan. Pasalnya, dia tidak ingin ke depannya terjadi penyimpangan. "Kami transparan dan terbuka. Prosesnya juga harus di-review. Kami tidak mau ada penyimpangan. Harapan pasti tentunya atlet bisa berprestasi," ungkapnya.

Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti yang mendampingi Menpora mengatakan, dana bantuan diperuntukkan bagi pelaksanaan Pelatnas Olimpiade sebagai prioritas dan pembinaan jangka panjang dengan mempersiapkan para atlet pelapis dan junior untuk Asian Games, Olimpide, SEA Games mendatang.  

"Selanjutnya diimbau bagi seluruh cabor penerima bantuan agar menggunakan anggaran sesuai dengan MoU. Dan meningkatkan kepatuhan pengelolaan anggaran. Kemenpora siap memberikan layanan pendampingan terkait penggunaan anggaran agar sesuai dengan ketentuan," jelasnya. ***

wwwwww