Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
24 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
5 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
23 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Azis Syamsudin: Saatnya Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja, Bukan Berburu Jadi PNS

Azis Syamsudin: Saatnya Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja, Bukan Berburu Jadi PNS
Jum'at, 28 Februari 2020 21:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SAWAHLUNTO - Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin, berharap para pemuda lebih kreatif dan terus berinovasi, dan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri, serta tidak selalu berharap menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Hal itu diungkapkan Azis Saymsudin, saat menghadiri pengukuhan pengurus Karang Taruna Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat (28/2/2020) siang.

"Para pemuda sekarang harus lebih kreatif, caranya adalah dengan terus menerus melakukan inovasi, sehingga tidak lagi susah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, karena para pemudanya sudah produktif dalam bidang ekonomi kreatif," kata Azis.

Pemuda, khususnya Karang Taruna, ditegaskan Aziz, penting untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mewujudkan baktinya pada NKRI. Penguatan sumber daya manusia (SDM) Karang Taruna, perlu dengan sinergi, tak bisa sendiri.

Lebih jauh, dengan satunya frekuensi dan sinergitas itu, kata Aziz, perekonomian di daerah pun bisa berkembang. "UMKM bisa tumbuh,".

Jadi, kata Aziz, pemuda-pemuda di Karang Taruna, "tidak hanya berlomaba lomba menjadi PNS. Tapi harus berani berbisnis dan bisa menciptakan lapangan kerja serta bisa menjadi enterpreneur,".

"Kebanyakan anak muda sekarang maunya instan, berburu jadi PNS, TNI, Polri, tapi sangat jarang yang berfikir bagaimana menciptakan lapangan kerja dengan berbisnis," tukasnya.

Untuk itu semua, Aziz sekali lagi menegaskan, penting bagi Karang Taruna sebagai organisasi yang bermitra dengan pemerintah untuk-dan wajib, "bersinergi dengan Kepala Desa, Camat, dan Bupati,".

Ia menambahkan, setelah melihat langsung para pemuda di Sawahlunto, maka dirinya optimistis pemuda tersebut bisa terus berkreasi dan berinovasi. "Mereka masing-masing memiliki bakat dalam berkriya dan punya semangat untuk maju sehingga karya yang dihasilkan juga bernilai ekonomis," katanya.

Dia berharap angka enterpreuner di Indonesia juga bisa naik, agar ideal untuk menjadi sebuah negara maju.

Selain bisnis dan berwirausaha, politisi Golkar ini juga mengimbau, agar para pemuda mengimbangi kegiatan duniawi dengan memperbanyak belajar ilmu agama. "Ingat, sehabat apapun kita, sesukses apapun kita, kalau tidak diimbangi dengan bekal ilmu agama, hasilnya tidak berkah. Perbanyak Amsol, alias amal soleh, agar hidup kita tidak amsiong," tuturnya.

Untuk diketahui, hadir dalam acara tersebut, Anggota DPR RI dapil Sumatera Barat, Jhon Kenedy, Walikota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Walikota Sawahlunto H Zohirin Sayuti. Kapolresta Sawahlunto, Dandim Sawahlunto dan Forkominda.***

wwwwww