Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
19 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
17 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
16 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

QR 'Code' di Dokumen Kependudukan, Permudah Warga dan Hemat Anggaran Negara

QR Code di Dokumen Kependudukan, Permudah Warga dan Hemat Anggaran Negara
Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrullah. (Foto: Puspen)
Senin, 02 Maret 2020 12:34 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri merevolusi kertas sekuriti dalam dokumen catatan sipil warga. Di Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran, kini dilengkapi dengan QR Code.

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrullah mengemukakan, penggunaan QR Code sebagai pengganti kertas sekuriti, tidak hanya akan mempermudah warga dalam memperoleh dokumen kependudukan tapi juga menghemat anggaran negara.

"Dokumen kependudukan seperti KK, akta kelahiran yang dicetak dengan kertas putih biasa tidak perlu lagi dilegalisir karena itu sudah sah," kata Zudan saat berkunjung ke Dinas Dukcapil Kabupaten Bantul di Komplek II Perkantoran Pemkab Bantul, Jl. Lingkar Timur, Manding, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (1/3/2020) kemarin.

Mengutip siaran Puspen Kemendagri, dengan pemberlakuan QR Code, penduduk tak perlu mengambil akta kelahiran, akta kematian, surat pindah, atau kartu keluarga (KK) di kantor Disdukcapil, karena semua layanan dokumen kependudukan bisa dikirimkan langsung warga dalam bentuk berkas PDF sehingga bisa dicetak di rumah masing-masing.

Bila masyarakat meragukan keabsahannya, Zudan menggaransi, silakan hubungi kantor Disdukcapil terdekat. Atau bisa dicek kode QR (quick response) sebagai ganti tanda tangan dan cap basah atau yang dicetak dengan security printing.

"Dengan cara mengubah security printing menjadi kertas putih biasa negara bisa menghemat Rp450 miliar di tahun 2019," kata Zudan.***


wwwwww