Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
16 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Jawa Barat

WNI Kena Corona ke RS Mitra Keluarga Depok, 70-an Tenaga Medis Dirumahkan

WNI Kena Corona ke RS Mitra Keluarga Depok, 70-an Tenaga Medis Dirumahkan
Senin, 02 Maret 2020 16:08 WIB
JAKARTA - Dua warga Depok yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona sempat berobat ke RS Mitra Keluarga Depok. Usai menangani pasien tersebut, puluhan tenaga medis di RS Mitra Depok dirumahkan.

"Tujuh puluh (orang) itu bukan berarti positif, tapi yang berinteraksi dengan pasien, itu dirumahkan dan sedang kita pantau," ujar Wali Kota Depok M Idris Abdul Somad kepada wartawan di Balai Kota, Depok, Senin (2/3/2020).

Idris menyampaikan pihak rumah sakit merumahkan ketujuh puluh tenaga medis itu untuk menghindari kontak dengan yang lain.

"Dikhawatirkan oleh pihak RS, karena 70 ini yang berinteraksi mengobati mendampingi si pasien sementara dirumahkan agar tidak terjangkit ke yang lain," kata Idris.

"Tenaga medis yang berinteraksi, dikhawatirkan, karena mereka berinteraksi. Itu dihitung semua, mereka semua dirumahkan," sambung Idris.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua warga Depok dinyatakan positif kena virus Corona. Salah satu korban berusia 31 tahun terinfeksi virus Corona setelah terlibat kontak langsung dengan WN Jepang saat dansa di sebuah klub, 'Paloma'.

Korban tersebut secara tidak sengaja menularkan virus Corona kepada ibunya. Keduanya kemudian sempat berobat ke RS Mitra Keluarga Depok.

Saat ini kedua korban masih ditangani di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:DETIK.COM
Kategori:Olympic, Voli, Jawa Barat
wwwwww