Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Badminton

Shin Tae Yong Ungkap Kunci Perbaikan Prestasi Timnas Indonesia

Shin Tae Yong Ungkap Kunci Perbaikan Prestasi Timnas Indonesia
Rabu, 04 Maret 2020 19:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mendukung penuh semua program latihan tim nasional yang dirancang manajer dan pelatih Shin Tae Yong. Iriawan menegaskan, disiplin dan kerja keras adalah kunci bagi tim nasional jika ingin mendapatkan prestasi.

“Apapun yang dikatakan Shin Tae Yong saya dukung. Ini masalah cara pandang. Kita harus mau disiplin dan bekerja keras kalau mau meraih prestasi,” kata Iriawan setelah menerima laporan perkembangan pelaksanaan pemusatan latihan tim nasional dari manajer dan pelatih Shin Tae Yong, Rabu (4/3/2020).

Didampingi Sekjen Ratu Tisha Destria dan anggota Komite Eksekutif PSSI, Pieter Tanuri, Iriawan juga mengungkapkan akan menyiapkan aturan dan sanksi tegas bagi pemain yang menolak bergabung dengan timnas. “Kita sudah buat agar jadwal liga tidak berbenturan dengan pemusatan latihan timnas,” katanya.

Terkait hal ini, Tae Yong memberi contoh di Korsel, adanya sanksi tegas larangan bermain beberapa tahun dari Korea Football Association (KFA) bagi beberapa pemain yang menolak panggilan timnas. “Nanti kita rumuskan sanksinya agar ada efek jera bagi mereka yang tak mau bergabung dengan timnas,” ujar Iriawan.

Dalam laporannya, Shing mengatakan, hal lain yang menjadi kunci perbaikan prestasi sepak bola Indonesia yakni penguatan fisik dan mental pemain. “Kalau dua hal itu dibenahi dengan benar, pasti sepak bola Indonesia akan berkembang sangat baik,” kata Shin Tae Yong.

Shing mengungkapkan, selama pemusatan latihan, pemain timnas senior dan pemain Timnas U-19 juga dicek berat badan dan kandungan lemaknya setiap hari. “Kami periksa secara akurat kondisi fisik pemain setiap usai makan pagi. Para pemain kita harus lebih banyak meningkatkan latihan fisik lagi," ujarnya.

Shin juga meminta para pemain untuk memperbaiki pola makan, istirahat serta pemenuhan gizi untuk mendukung perbaikian kondisi fisik dan stamina mereka. Shin bahkan mengingatkan pentingnya pemilihan sepatu bola yang disesuaikan posisi bermain para pemain.

Untuk agenda timnas selanjutnya, PSSI akan memanggil 26 pemain senior pada pertengahan bulan Maret untuk menjalani TC dan persiapan  jelang laga kualifikasi Piala Dunia melawan Uni Emirate Arab pada 31 Maret 2020. Sementara untuk timnas U16, rencananya akan kembali TC pada 8-20 Maret 2020 dengan mengundang 24 pemain. ***

wwwwww