Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

PBSI Sosialisasi Virus Corona dan Pencegahan

PBSI Sosialisasi Virus Corona dan Pencegahan
Jum'at, 06 Maret 2020 15:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengadakan sosialisasi mengenai virus Corona serta pencegahannya kepada seluruh karyawan PBSI di Pusat Bulutangkis Indonesia Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (6/3/2020). Penjelasan ini dipaparkan oleh dr. Octaviani Wijaya, salah satu tim dokter PBSI.

dr. Octaviani memberi penjelasan lengkap mengenai apa itu virus Corona, apa saja gejala yang ditimbulkan serta bangaimana mencegahnya. PBSI juga akan mengadakan sosialisasi dengan atlet dan pelatih, dengan jadwal yang akan disesuaikan.

"Sosialisasi ini bertujuan bagaimana kita menjaga lingkungan pelatnas yang sehat dan steril. Atlet dan pelatih juga akan diberi penjelasan, tapi waktunya yang masih menyesuaikan dengan jadwal latihan, nanti tim Binpres akan adakan juga untuk mereka supaya semua bisa memahami," kata Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PP PBSI.

"Kenapa ada sosialisasi juga untuk karyawan? Karena kami mau menjaga lingkungan kerja karyawan dan lingkungan latihan atlet tetap terjaga. Karyawan kan juga banyak berinteraksi dengan atlet jadi harus dikondisikan agar semua yang ada di sini dalam kondisi yang baik," lanjut Budiharto.

Untuk menjaga kesehatan karyawan, atlet dan pelatih di Pelatnas PBSI, semua dibekali vitamin C dan suplemen penambah daya tahan tubuh. Mereka yang berhubungan langsung dengan pihak luar seperti satpam, juga dibekali masker.

"Ciri khas dari Covid-19 ini adalah gangguan saluran pernafasan, rasanya seperti orang mau tenggelam, dan ada rasa lemah dan letih. Tiga kunci pencegahannya adalah cuci tangan, pakai masker untuk yang sedang sakit, dan kalau sudah pegang barang, jangan langsung pegang wajah kita," jelas dr. Octaviani.

"Yang tak kalah pentingnya adalah riwayat ke negara-negara yang sudah terpapar virus Corona," lanjutnya.

Siapa saja yang memasuki wilayah Pelatnas PBSI juga harus mengikuti prosedur pengukuran suhu badan. Peraturan berlaku untuk semua pihak termasuk atlet dan pelatih, meskipun mereka tinggal di pelatnas, namun jika mereka keluar, maka tetap harus mengikuti prosedur saat hendak masuk lagi ke area pelatnas.

PBSI juga bakal melakukan observasi pada atlet dan tim yang baru saja kembali dari luar negeri.

"Kalau dari luar negeri kan sebetulnya sudah ada screening di bandara dan otomatis mereka sudah diberi tahu juga soal tindakan pencegahannya. Tapi dari tim dokter kami juga akan ada tindakan deteksi lagi, melihat kemungkinan-kemungkinan terjelek itu seperti apa dan bagaimana penanganannya," tutup Budiharto. ***

wwwwww