Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
14 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
14 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
14 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
15 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
14 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Legislator NasDem Minta Pemerintah Kaji Opsi 'Lockdown' Cegah Corona

Legislator NasDem Minta Pemerintah Kaji Opsi Lockdown Cegah Corona
Ilustrasi penjagaan ketat. (Gambar: AFP)
Jum'at, 13 Maret 2020 19:55 WIB
JAKARTA - Pemerintah sebaiknya menyiapkan langkah konkrit untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau Corona, termasuk kemungkinan menerapkan kebijakan lockdown.

"Beberapa negara cepat tanggap menjalankan opsi kebijakan hingga lockdown. Sebaiknya pemerintah melakukan kajiannya dari sekarang soal opsi lockdown itu," ungkap Fadholi, anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi NasDem di sela-sela reses di Jawa Tengah, ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Meskipun pemerintah belum berencana untuk mengambil opsi lockdown, kata Fadholi, justru kajian terkait protokol lockdown harus dilakukan dari sekarang, untuk memastikan aparat dan masyarakat siap dengan protokol tersebut sehingga lockdown berjalan dengan efektif dan tidak malah mengeskalasi penyebaran Covid-19 (Corona).

"Jangan sampai malah timbul kekacauan pada saat protokol Lockdown dijalankan," kata Legislator NasDem itu.

Sebagaimana diketahui di beberapa negara yang terdampak Corona telah menerapkan protokol lockdown untuk mencegah penyebaran lebih parah. Selain Cina, Pemerintah Italia, Filipina, Irlandia dan Denmark sudah menerapkan protokol lockdown meskipun dengan cakupan yang berbeda.

Amerika Serikat sendiri saat ini, walaupun belum menjalankan lockdown, sudah ada kebijakan untuk membatasi ruang gerak publik dengan menghentikan sementara Liga Basket NBA, dan menghentikan seluruh penerbangan dari Eropa.

"Pembatasan ruang publik ini menjadi langkah awal sebelum menerapkan protokol Lockdown dimana pergerakan manusia mulai dibatasi dari anak sekolah, hingga pegawai kantor yang disarankan bekerja dari rumah, sehingga akan meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 ini" katanya.

Walaupun begitu Fadholi mengapresiasi pemerintah yang tanggap dalam menginformasikan perkembangan Corona. "Namun perlu diingat, informasi perkembangan itu sendiri juga dapat membuat masyarakat panik, lebih baik segera dikaji protokol lockdown sebelum terlambat agar implementasinya menjadi matang," ungkapnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Politik, DKI Jakarta

wwwwww