Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Legislator NasDem Minta Pemerintah Kaji Opsi 'Lockdown' Cegah Corona

Legislator NasDem Minta Pemerintah Kaji Opsi Lockdown Cegah Corona
Ilustrasi penjagaan ketat. (Gambar: AFP)
Jum'at, 13 Maret 2020 19:55 WIB
JAKARTA - Pemerintah sebaiknya menyiapkan langkah konkrit untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau Corona, termasuk kemungkinan menerapkan kebijakan lockdown.

"Beberapa negara cepat tanggap menjalankan opsi kebijakan hingga lockdown. Sebaiknya pemerintah melakukan kajiannya dari sekarang soal opsi lockdown itu," ungkap Fadholi, anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi NasDem di sela-sela reses di Jawa Tengah, ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Meskipun pemerintah belum berencana untuk mengambil opsi lockdown, kata Fadholi, justru kajian terkait protokol lockdown harus dilakukan dari sekarang, untuk memastikan aparat dan masyarakat siap dengan protokol tersebut sehingga lockdown berjalan dengan efektif dan tidak malah mengeskalasi penyebaran Covid-19 (Corona).

"Jangan sampai malah timbul kekacauan pada saat protokol Lockdown dijalankan," kata Legislator NasDem itu.

Sebagaimana diketahui di beberapa negara yang terdampak Corona telah menerapkan protokol lockdown untuk mencegah penyebaran lebih parah. Selain Cina, Pemerintah Italia, Filipina, Irlandia dan Denmark sudah menerapkan protokol lockdown meskipun dengan cakupan yang berbeda.

Amerika Serikat sendiri saat ini, walaupun belum menjalankan lockdown, sudah ada kebijakan untuk membatasi ruang gerak publik dengan menghentikan sementara Liga Basket NBA, dan menghentikan seluruh penerbangan dari Eropa.

"Pembatasan ruang publik ini menjadi langkah awal sebelum menerapkan protokol Lockdown dimana pergerakan manusia mulai dibatasi dari anak sekolah, hingga pegawai kantor yang disarankan bekerja dari rumah, sehingga akan meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 ini" katanya.

Walaupun begitu Fadholi mengapresiasi pemerintah yang tanggap dalam menginformasikan perkembangan Corona. "Namun perlu diingat, informasi perkembangan itu sendiri juga dapat membuat masyarakat panik, lebih baik segera dikaji protokol lockdown sebelum terlambat agar implementasinya menjadi matang," ungkapnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww