Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
23 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
7 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
5
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
7 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
6
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Rupiah Anjlok hingga Rp16.000, Ketua MPR RI Imbau Warga Tak Tarik Uang Besar-besaran

Rupiah Anjlok hingga Rp16.000, Ketua MPR RI Imbau Warga Tak Tarik Uang Besar-besaran
Kamis, 19 Maret 2020 16:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang tembus hingga Rp16.000, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meminta masyarakat tidak panik.

Politisi Golkar ini juga mengimbau Masyarakat Indonesia tidak melakukan atau menarik uangnya yang berada di bank secara besar-besaran (rush money) yang dapat menyebabkan bank kolaps.

"Kami mengimbau, agar asyarakat tidak berspekulasi dengan dolar yang dapat berakibat melemahnya nilai tukar rupiah. Masyarakat tidak boleh panik dalam sutuasi kritis saat ini, mengingat sebelumnya Indonesia juga sudah pernah menghadapi krisis ekonomi," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, Kamis (19/3/2020) di Jakarta.

Ia juga mengingatkan, agar Pemerintah, dalam hal ini Bank Indonesia (BI), supaya melaksanakan strategi yang dapat mendongkrak nilai rupiah agar dapat stabil kembali.

Untuk diketahui, saat ini, nilai tukar rupiah memang berada di angka lebih dari Rp 16 ribu. Namun berdasarkan situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR tercatat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menyentuh posisi Rp 15.712.

Angka tersebut menunjukkan pelemahan 489 poin dari nilai kemarin yang sebesar Rp 15.223 per dolar AS. Di aplikasi RTI, rupiah berada di angka Rp 15.405. Sedangkan di situs resmi Bloomberg rupiah berada di Rp 15.315 per dolar AS.***


wwwwww