Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Jayus Hariono Merasa Canggung di Depan Kamera

Jayus Hariono Merasa Canggung di Depan Kamera
Rabu, 25 Maret 2020 17:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MALANG - Selama aktivitas diliburkan karena wabah penyebaran virus Corona atau Covid 19, gelandang muda Arema FC, Jayus Hariono menjalankan program latihan di rumah yang diberikan oleh tim pelatih Arema FC. 

Jayus Hariono mengaku grogi ketika di depan kamera membuat video latihan yang dia lakukan. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu juga menceritakan bahwa selama dua hari ini melakukan latihan online cukup lancar. 

“Alhamdulillah lancar latihan dua hari ini. Untuk pengambilan video kadang minta bantuan teman, kadang juga saya sendiri,” kata mantan pemain Metro FC.

Jayus Hariono menceritakan betapa begitu canggungnya ketika awal pengambilan video latihan yang akan dikirim ke tim pelatih Arema FC. 

Meski canggung, Jayus mengaku tidak mengulang-ulang aktivitas latihannya hanya sekali rekam dan dikirim.

"Ya malu awalnya tapi mau bagaimana lagi harus setor video itu ke pelatih. Ya rasanya canggung gitu, pas latihan langsung direkam,” ungkapnya.

Selama menjalani latihan di rumah, menurut Jayus Hariono tidak ada kendala yang berarti. Program yang diberikan pelatih dilaksanakan sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Namun Jayus merasakan hal yang berbeda ketika latihan di lapangan bersama rekan-rekannya dengan latihan di rumah sendirian. “Sebenarnya tidak ada bedanya di program latihan itu. Bedanya cuma latihan dan hasilnya berupa video gitu saja,” pungkas Jayus. ***

wwwwww