Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Kunci Pasien Sembuh dari Corona di Malang, Adalah Dukungan Keluarga dan Taat Aturan

Kunci Pasien Sembuh dari Corona di Malang, Adalah Dukungan Keluarga dan Taat Aturan
Minggu, 29 Maret 2020 21:10 WIB
MALANG - Tiga pasien positif corona di Malang, Jawa Timur, dinyatakan sembuh.

Hal ini berarti untuk sementara tak ada lagi pasien positif corona di Kota Malang. Humas Satgas Covid-19 Kota Malang pun membeberkan rahasia dan metode pengobatan hingga ketiga pasien positif corona berhasil sembuh.

Seperti yang diketahui, pasien positif corona di Indonesia terus bertambah. Sampai hari Minggu 29 Maret 2020, jumlah pasien yang positif Covid-19 mencapai 1155 kasus.

Dari 1155 kasus, 102 orang meninggal dunia. Sedangkan 59 pasien telah dinyatakan sembuh dari virus corona. Untuk menekan penyebaran virus corona, pemerintah menerapkan social distancing.

Masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah dan hanya keluar dalam keadaan mendesak. Para pasien yang telah berhasil sembuh dari Covid-19 pun membagikan cerita seputar isolasi yang mereka jalani.

Termasuk kesembuhan tiga pasien corona di Malang ini. Pasien sembuh pertama adalah seorang mahasiswa.

Dia dinyatakan sembuh pada Senin (23/3/2020) setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Pasien sembuh kedua adalah perempuan lanjut usia (lansia) berusia 61 tahun yang menjalani perawatan di RSSA Kota Malang.

Sedangkan pasien sembuh ketiga adalah seorang siswi yang dirawat di Rumah Sakit Tentara Soepraoen Kota Malang.

Kedua pasien itu dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit pada Sabtu (28/3/2020) kemarin.

Humas Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu’arif mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan pasien sembuh dari corona. Salah satunya adalah treatment atau pengobatan dari masing-masing rumah sakit. "Kalau itu kan treatment, penatalaksanaan itu semua ada di rumah sakit. Jadi sudah punya penatalaksanaan secara standar untuk pasien-pasien PDP (pasien dalam pengawasan) yang dirawat di rumah sakit,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/3/2020).

Berikutnya adalah faktor daya tahan tubuh atau imunitas pasien.

Menurut Husnul, ini salah satunya dipengaruhi oleh mental pasien. Pasien memiliki rasa optimistis untuk sembuh dari corona.

"Yang pertama tentu semangat dari yang bersangkutan (pasien)," katanya.

Kemudian, ada juga faktor dukungan dari keluarga. Husnul mengatakan, dukungan dari keluarga ini dapat meningkatkan rasa optimisme pasien saat berjuang menghadapi Covid-19.

Rasa optimistis oleh pasien itu dapat memicu kenaikan daya tahan tubuh. Sedangkan, bekerjanya virus dalam tubuh pasien bergantung pada daya tahan tubuh pasien tersebut.  

"Kedua dorongan dari keluarga. Jadi selama dirawat keluarga memberikan support, keluarga juga memberikan dorongan, ini akan menimbulkan kepercayaan kepada yang bersangkutan. Nah, itu timbul imunitas daya tahan tubuhnya akan naik. Ini akan mempercepat proses reduksi virus yang ada di dalam tubuh itu," jelasnya.

Meski tiga pasien itu sudah dinyatakan sembuh, sampai saat ini pasien itu masih tetap dalam pemantauan. Pasien harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

“Setelah dirasa oleh tim ahli klinis rumah sakit ini bisa untuk dipulangkan dan melakukan isolasi di rumah, kita yang bergerak untuk tetap melakukan physical distancing selama 14 hari setelah kepulangan dari rumah sakit. Sehingga pasien yang sudah dikategorikan sembuh ini tetap mempertahankan daya tahan tubuhnya. Dan juga kita pesankan untuk tetap menjaga sosial dan physical distancingnya,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tribunews.com
Kategori:Jawa Timur, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww