Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
24 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa
24 jam yang lalu
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
4
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
14 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
5
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
12 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
6
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kunci Pasien Sembuh dari Corona di Malang, Adalah Dukungan Keluarga dan Taat Aturan

Kunci Pasien Sembuh dari Corona di Malang, Adalah Dukungan Keluarga dan Taat Aturan
Minggu, 29 Maret 2020 21:10 WIB
MALANG - Tiga pasien positif corona di Malang, Jawa Timur, dinyatakan sembuh.

Hal ini berarti untuk sementara tak ada lagi pasien positif corona di Kota Malang. Humas Satgas Covid-19 Kota Malang pun membeberkan rahasia dan metode pengobatan hingga ketiga pasien positif corona berhasil sembuh.

Seperti yang diketahui, pasien positif corona di Indonesia terus bertambah. Sampai hari Minggu 29 Maret 2020, jumlah pasien yang positif Covid-19 mencapai 1155 kasus.

Dari 1155 kasus, 102 orang meninggal dunia. Sedangkan 59 pasien telah dinyatakan sembuh dari virus corona. Untuk menekan penyebaran virus corona, pemerintah menerapkan social distancing.

Masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah dan hanya keluar dalam keadaan mendesak. Para pasien yang telah berhasil sembuh dari Covid-19 pun membagikan cerita seputar isolasi yang mereka jalani.

Termasuk kesembuhan tiga pasien corona di Malang ini. Pasien sembuh pertama adalah seorang mahasiswa.

Dia dinyatakan sembuh pada Senin (23/3/2020) setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Pasien sembuh kedua adalah perempuan lanjut usia (lansia) berusia 61 tahun yang menjalani perawatan di RSSA Kota Malang.

Sedangkan pasien sembuh ketiga adalah seorang siswi yang dirawat di Rumah Sakit Tentara Soepraoen Kota Malang.

Kedua pasien itu dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit pada Sabtu (28/3/2020) kemarin.

Humas Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu’arif mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan pasien sembuh dari corona. Salah satunya adalah treatment atau pengobatan dari masing-masing rumah sakit. "Kalau itu kan treatment, penatalaksanaan itu semua ada di rumah sakit. Jadi sudah punya penatalaksanaan secara standar untuk pasien-pasien PDP (pasien dalam pengawasan) yang dirawat di rumah sakit,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/3/2020).

Berikutnya adalah faktor daya tahan tubuh atau imunitas pasien.

Menurut Husnul, ini salah satunya dipengaruhi oleh mental pasien. Pasien memiliki rasa optimistis untuk sembuh dari corona.

"Yang pertama tentu semangat dari yang bersangkutan (pasien)," katanya.

Kemudian, ada juga faktor dukungan dari keluarga. Husnul mengatakan, dukungan dari keluarga ini dapat meningkatkan rasa optimisme pasien saat berjuang menghadapi Covid-19.

Rasa optimistis oleh pasien itu dapat memicu kenaikan daya tahan tubuh. Sedangkan, bekerjanya virus dalam tubuh pasien bergantung pada daya tahan tubuh pasien tersebut.  

"Kedua dorongan dari keluarga. Jadi selama dirawat keluarga memberikan support, keluarga juga memberikan dorongan, ini akan menimbulkan kepercayaan kepada yang bersangkutan. Nah, itu timbul imunitas daya tahan tubuhnya akan naik. Ini akan mempercepat proses reduksi virus yang ada di dalam tubuh itu," jelasnya.

Meski tiga pasien itu sudah dinyatakan sembuh, sampai saat ini pasien itu masih tetap dalam pemantauan. Pasien harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

“Setelah dirasa oleh tim ahli klinis rumah sakit ini bisa untuk dipulangkan dan melakukan isolasi di rumah, kita yang bergerak untuk tetap melakukan physical distancing selama 14 hari setelah kepulangan dari rumah sakit. Sehingga pasien yang sudah dikategorikan sembuh ini tetap mempertahankan daya tahan tubuhnya. Dan juga kita pesankan untuk tetap menjaga sosial dan physical distancingnya,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tribunews.com
Kategori:Jawa Timur, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww